KABAR NASIONAL

13 Hal Ini Bakal Bikin Kamu Bangga Peringati Hari Pahlawan, Yuk Disimak!

 

3. Pertempuran 27 Oktober 1945

Kejadian di Hotel Yamato kemudian mulai merembet ke perselisihan terbuka antara pemuda Surabaya dan NICA (Belanda dan Inggris). Pada tanggal 27 Oktober 1945 terjadi pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris dalam skala kecil. Bentrokan tersebut semakin hari kian memanas, berubah menjadi serangan brutal yang memakan korban jiwa di kedua belah pihak. Jenderal D.C. Hawthorn menghubungi Presiden Sukarno dan memintanya untuk meredakan situasi. Namun, hal tersebut tidak dapat meredakan emosi para pemuda Surabaya.

foto: net

 

4. Terbunuhnya Mallaby

Brigjen AWS Mallaby (kanan) bersama perwira Jepang (net)

Pejuang Indonesia berhasil menyulut kemarahan Inggris ketika Brigjen Mallaby terbunuh saat sedang mengendarai mobil truk yang melewati jembatan merah. Pada saat yang sama pula para pejuang Indonesia berada di jembatan tersebut. Berawal dari kesalahpahaman, insiden pun tak terelakan. Terjadi tembak menembak. Brigadir Jenderal AWS Mallaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober 1945, menemui ajalnya oleh tembakan pistol seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tak diketahui identitasnya. Ditambah lagi dengan terbakarnya mobil tersebut terkena ledakan granat yang menyebabkan jenazah Mallaby sulit dikenali. Bayangkan, Brigjen Mallaby adalah pahlawan Inggris di Perang Dunia II, namun tewas di tangan pejuang di Kota Surabaya. Tragis. Inggris tidak terima dengan kematian pahlawan perangnya. Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh yang menggantikan Mallaby mengeluarkan ultimatum, bahwa pada 10 November 1945 pihak Indonesia wajib menghentikan perlawanan, menyerahkan diri dan persenjataan kepada tentara AFNEI dan administrasi NICA. Para pejuang harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi. Tentu saja hal ini ditolak mentah-mentah oleh pejuang.

seorang tentara Inggris memperhatikan bekas mobil yang dipakai Mallaby (net)

 

Berikutnya: Inggris Harus Turunkan Dua Jenderal Alumnus PD II untuk Taklukkan Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *