KABAR NASIONAL

13 Hal Ini Bakal Bikin Kamu Bangga Peringati Hari Pahlawan, Yuk Disimak!

 

11. Hari Pahlawan Diusulkan oleh Sumarsono

Adalah Sumarsono, yang merupakan mantan pimpinan tertinggi gerakan Pemuda Republik Indonesia (PRI) sebagai sosok pencetus penetapan Hari Pahlawan. Menjelang tahun 1950-an, Presiden Soekarno menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Pahlawan. Sumarsono adalah salah satu pejuang yang ikut ambil bagian dalam peperangan di Surabaya. Dirinya mengusulkan kepada Presiden Soekarno agar menetapkan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan.

Laskar pemuda bersenjatakan bambu runcing

 

12. Momentum legitimasi militer dalam perjuangan

Gelora perjuangan rakyat dalam pertempuran di Surabaya menjadi momentum militer untuk melegitimasikan kekuatan dan perannya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Nilai-nilai kepahlawanan itu tergambarkan melalui perjuangan militer mempertahankan kedudukannya di Surabaya. Mobilisasi besar-besaran pejuang militer dan masyarakat yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya, bahkan dari pelosok lain di Indonesia menjadikan 10 November sebagai hari yang sangat heroik.

 

13. Indonesia kalah dalam pertempuran, tapi menang dalam perjuangan

Salah satu suasana sudut Kota Surabaya dalam pertempuran 10 November 1945 (net)

Inggris memenangkan pertempuran ini, sebagai bentuk keunggulannya dalam strategi militer, juga karena kekuatan pasukan serta persenjataan yang tidak seimbang. Namun jangan salah, secara strategis Indonesia memenangkan perjuangan dilihat dari sudut pandang politik dan moral. Kematian Jenderal Inggris menjadi berita di seluruh dunia, dan membuat nama Indonesia menjadi dikenal. Inggris yang awalnya secara enteng menganggap pertempuran Surabaya hanya berlangsung tiga hari saja, namun kenyataannya pertempuran berlangsung selama tiga minggu. Hal ini pun menjadi perbincangan dunia, bagaimana para pejuang dengan persenjataan seadanya mampu menahan serangan Inggris dengan persenjataan lengkap menyerang dari darat, laut, dan udara.

Menurut perkiraan, sekitar 6 ribu sampai 16 ribu pejuang gugur dari pihak Indonesia, ditambah dengan 200 ribu rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Sementara, korban dari pasukan Inggris dan India kira-kira berjumlah 600 hingga 2000 tentara. Pemerintah Inggris dalam perjalanannya kemudian ikut mendukung Indonesia memperjuangkan kemerdekaannya. (kabargolkar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *