KABAR NASIONAL Kabar Parlemen

20 WNA Salahgunakan Visa, Ketua DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas

Ilustrasi penangkapan Warga Negara Asing (WNA). [foto: malang today]

kabargolkar.com, JAKARTA – Sebanyak 20 Warga Negara Asing (WNA) dari sejumlah negara yang datang ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) diketahui menalahgunakan paspor wisata menjadi visa membuka usaha. Bahkan, diketahui sebelumnya mereka juga pernah membuka praktik terapi di Medan, Jakarta, Bali, dan Surabaya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Imigrasi, serta Polri untuk melakukan razia terhadap WNA, khususnya bagi yang visa tinggalnya sudah hampir habis maupun yang menyalahi ketentuan visa yang berlaku.

“Segera usut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini. Sudah ada aturannya kan, dalam Pasal 122 A Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” kata Bamsoet melalui rilis kepada kabargolkar, Jum’at (11/1).

Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga mendorong Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk meningkatkan pengawasan dan lebih ketat dalam melakukan pemberian visa izin tinggal terbatas terhadap WNA yang akan berkunjung ke Indonesia.

“Lebih diperketat lagi terhadap perizinan-perizinan usaha yang dilakukan oleh WNA, agar dapat meminimalisir terjadinya penyalahgunaan izin oleh WNA, serta terus memantau aktivitas WNA selama berada di Indonesia,” terangnya.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini juga mengimbau Ditjen Imigrasi bersama instansi lainnya untuk melakukan upaya pencegahan secara komprehensif guna menghindari atau mencegah terjadinya penyalahgunaan izin terhadap WNA yang datang ke Indonesia.

“Saya imbau juga kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi atau melaporkan kepada pihak yang berwenang, seperti kepada aparat Kepolisian, Direktorat Jenderal Imigrasi, atau melalui aplikasi DPRNow!, jika mengetahui adanya WNA yang tidak memiliki izin tinggal atau usaha yang valid,” tutupnya. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *