KABAR PILPRES

Airlangga Hartarto: Jawa Barat Ini Salah Satu Basis Golkar, Pasti Menang Tebal di Jabar

Ketum Golkar Yakin Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Menang Besar di Jawa Barat. (Photo/Tribunnews.com)

Kabargolkar.com, Bandung – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan keyakinannya bila Joko Widodo akan banyak mendulang suara di Jabar dalam Pilpres 2019. Menurut dia, Jokowi akan “menang tebal” di Jabar.

“Menang tebal itu, at least, menangnya di atas 5 persen. Karena disini kan, Jawa barat ini, salah satu basis dari partai Golkar,” tuturnya di sela-sela mendampingi Jokowi di Bandung, Minggu, 11 November 2018.

Ia menambahkan, akan mendorong kadernya untuk mengarahkan pilihan kepada Jokowi. Ia memproyeksikan, bisa ada peningkatan sampai 90 persen dari kadernya untuk memilih Jokowi.

Dengan adanya peningkatan dari kader Golkar, ia menilai, bisa ada peningkatan suara untuk Jokowi-Ma’ruf antara 5 persen sampai 10 persen.

“Dengan presiden kemarin di Jawa Barat, kita akan terus dorong kader partai Golkar yang hari ini 60 persen pilih presiden, kita akan dorong di atas 90 persen. Dengan demikian, itu akan meningkatkan sendiri diatas 5 sampai 10 persen,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, Jokowi telah menyampaikan bila fokus utama di Jabar adalah meminimalisir seluruh kebohongan yang selama ini terjadi terkait dengan Jokowi. Ia menyebutkan, mulai dari isu PKI, isu tenaga kerja asing, isu pro asing, dan berbagai isu-isu lainnya yang berhubungan dengan aspek sosiologi masyarakat Jawa Barat.

“Kalau kita memberikan secara pelan-pelan, penjelasan dengan baik, kemudian konten-konten di media sosial dibangun dengan baik, maka tingkat kepercayaannya terhadap Pak Presiden akan semakin tinggi,” katanya di sela-sela mendampingi Jokowi di Bandung, Sabtu, 10 November 2018.

Menurut Dedi, untuk level masyarakat bawah adalah program-program kerakyatan Jokowi yang harus terus ditingkatkan, seperti program keluarga harapan, peningkatan kualitas pendidikan dan peningkatan kualitas.

“Saya melihat ada sisi peta yang sangat berubah pada saat ini. Kalau dulu Bapak ini menangnya di wilayah Cirebon, Indramayu, kemudian Subang. Hari ini kan sudah mulai geser ke selatan, seperti Kota Bandung, kabupaten Bandung, Bandung Barat, Tasikmalaya dan Purwakarta juga sudah mulai menang,” tuturnya.

Namun demikian, tuturnya, masih ada beberapa titik daerah yang sangat bersentuhan dengan Jakarta dan Banten, yang memang harus terus ditingkatkan. “Kalau upaya mendorong ke arah itu dioptimalisasikan, saya yakin tidak akan putus lagi pemilihnya dan itu bisa dilihat nanti di Jakarta,” tuturnya.

 

sumber: Pikiran Rakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *