KABAR GOLKAR

Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Begini Kata Caleg Cantik Ini

Wakil Sekretaris Divisi Pengabdian Masyarakat Partai Golkar Kota Makassar, Salwa Mochtar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama memerangi narkoba. [foto: istimewa]

kabargolkar.com, MAKASSAR – Peredaran narkoba tak kunjung sirna kendati kerap menelan korban jiwa, bahkan pelaku kejahatan pengedar narkoba juga berkali-kali telah ditangkap pihak kepolisian hingga memusnahkan barang bukti yang juga turut diamankan bersama pengedar dan barang haram tersebut.

Wakil Sekretaris Divisi Pengabdian Masyarakat Partai Golkar Kota Makassar, Salwa Mochtar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama memerangi narkoba, agar orang di sekitar kita dapat terhindar dari tindakan penyalahgunaan narkoba yang bisa kapan saja mengancam generasi muda.

“Sekarang ini penyalahgunaan narkoba bukan lagi menjadi suatu permasalahan yang baru di masyarakat. Data BNN menunjukkan jumlah pengguna narkoba di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat, khususnya di kalangan remaja. Hal ini tentunya bisa mengancam masa depan generasi muda,” terang Salwa Mochtar, Calon Anggota Legislatif (Caleg) Kota Makassar Dapil Kecamatan Panakukang dan Manggala ini saat dikonfirmasi kabargolkar,¬†Kamis, 14 Februari 2019.

Ia juga mengajak generasi millenial untuk menjadi garda terdepan memberantas pengaruh buruk narkoba. Bahkan dirinya telah keluar masuk sekolah memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba yang bisa saja datang mengancam bila tidak diperangi.

“Sebagian besar zat dalam narkoba biasanya digunakan untuk pengobatan dan penelitian. Tetapi, karena berbagai alasan mulai dari keinginan untuk mencoba, ikut trend/gaya hidup, ingin melupakan masalah pribadi dan alasan lainnya, maka narkoba kemudian banyak disalahgunakan, yang kemudian terus menerus berlanjut menjadi ketergantungan. Hal ini tentunya memerlukan perhatian lebih intens dan kolaborasi dari semua pihak. Termasuk mengedukasi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat,” imbuhnya.

Salwa berharap generasi muda sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan dapat membentengi diri dari segala bentuk pengaruh buruk/negatif hingga terjerumus melakukan hal yang tidak terpuji dan merugikan diri sendiri keluarga maupun orang terdekat.

“Kita menginginkan remaja sebagai generasi penerus bangsa mempunyai benteng keimanan yang terasah dari dalam keluarga yang selalu mengedepankan agama dan komunikasi yang efektif sesama anggota keluarga. Remaja sekarang harus tangguh dalam meghadapi era globalisasi dengan bekal iman, ilmu dan etika,” tandasnya. [tim liputan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *