KABAR DPD KABAR GOLKAR KABAR KADER

Akhiri 99 Hari Masa Kerja, Sofyan Edi Resmikan Pondok Lansia

Akhiri 99 hari masa kerja, Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko (kedua dari kanan) meresmikan pondok lansia. [foto: malang post]

kabargolkar.com, MALANG – Pemerintah Kota (pemkot) Malang untuk pertama kalinya memiliki pondok lansia. Pondok lansia ini berada di Jalan Sunan Muria, No 2, Lowokwaru, Kota Malang. Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko meresmikan langsung pondok lansia yang berkapasitas 12 orang itu pada Senin (31/12/2018).

Peresmian pondok lansia itu sekaligus menandai berakhirnya 99 hari masa kerja Pemkot Malang di bawah kemudi Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko.

“Hari ini adalah tepat 99 hari daripada pimpinan daerah Sutiaji dan Edy di Kota Malang. Hari ini ditandai dengan dilaunchingnya pondok lansia yang diperuntukkan kepada lansia potensial,” ujar Edi selepas me-launching.

Pondok lansia diperuntukkan kepada para lansia yang masih potensial, alias masih produktif dan sehat mental serta jasmani.

“Lansia yang ditampung di sini bisa dari yang terlantar. Atau karena memang banyak yang tidak diperhatikan keluarganya. Pun temuan Dinsos Kota Malang,” ujar Edi.

Ditegaskan Edi, persembahan dari Dinas Sosial Kota Malang itu sebagai upaya dari Pemkot Malang memberikan pelyanan kepada warga.

“Sementara ada delapan kapasitas dulu. Nanti akan disesuaikan dengan kemampuan daerah mempersiapkan tempat-tempat yang dibutuhkan. Baik perempuan maupun lelaki,” timbal Bung Edi, sapaan akrabnya.

Pemkot Malang akan memenuhi fasilitas di pondok lansia. Di antaranya adalah fasilitas untuk membuat sulam dan keset. Ada juga fasilitas untuk cek kesehatan.

“Ada juga rawatan kesehatan agar bisa dicek kesehatannya, sehingga ada keteraturan hidup. Daripada terlantar di mana-mana,” terang Bung Edi.

Saat ini, Dinsos Kota Malang akan melengkapi fasilitas untuk pondok lansia. Selain itu, juga tengah mendata dan melakukan asesmen terhadap calon penghuni di pondok lansia.

Bung Edi berharap, dengan adanya pondok lansia, para lansia yang produktif nantinya bisa betah tinggal. Pasalnya, akan ada teman curhat bagi para lansia. Hal itu dinilai Edi jarang ditemui oleh para lansia sehingga terkadang lansia stres. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *