KARYA KEKARYAAN

Al-Hidayah Roadshow ke 6 Provinsi Upayakan Pencegahan Stunting

Kegiatan Ormas Pengajian Al Hidayah (kabargolkar.com)

kabargolkar.com, KETAPANG – Ormas Pengajian Al-Hidayah turun tangan membantu masyarakat melalui kegiatannya untuk turut mengupayakan pencegahan stunting di Ketapang, Kalimantan Barat, 3-4 Agustus 2019.

Banyak yang tidak mengetahui, Ormas Pengajian Al Hidayah kegiatannya tidak hanya mengaji, tapi juga bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan.

Al Hidayah merasa prihatin atas tingginya jumlah anak stunting di Indonesia saat ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Asia pada 2017. Angkanya mencapai 36,4 persen, artinya ada 9 juta anak Indonesia menderita stunting.

Namun, pada 2018, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angkanya terus menurun hingga 23,6 persen. Penurunan angka stunting di Indonesia adalah kabar baik, tapi belum berarti sudah bisa membuat tenang. Maklum, bila merujuk pada standar WHO, batas maksimalnya adalah 20 persen atau seperlima dari jumlah total anak balita.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita, akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan dari bayi di dalam kandungan sampai usia 2 tahun. Sehingga, perkembangan anak pada usianya lambat. Kondisi kekurangan gizi sudah terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah lahir. Stunting diyakini akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan memperlebar ketimpangan. Situasi ini jika tidak diatasi segera maka dapat dipastikan Indonesia tidak mampu bersaing menghadapi tantangan global pada masa depan.

Oleh karena itu, Pengajian Al-Hidayah yang memiliki cabang kepengurusan hingga tingkat desa ini bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan kegiatan dalam rangkaian mendukung “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” disingkat GERMAS, untuk mencegah stunting.

Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah, pemberian materi GERMAS dalam kegiatan orientasi pada Sabtu (3/8/2019). Masyarakat diberikan  penyuluhan bagaimana berperilaku hidup sehat. Makan makanan sehat, konsumsi buah sayur, lakukan olahraga minimal 30 menit sehari dan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kehamilan secara rutin.

Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan senam sehat, pemeriksaan kesehatan scare gratis, test IVA dan pemeriksaan kehamilan serta pemberian edukasi dan contoh makanan sehat bergizi.

Kegiatan senam bersama yang diselenggarakan Ormas Pengajian Al Hidayah (kabargolkar.com)

Kegiatan ini mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk ikut serta.  di gerakkan oleh pengurus Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Ketapang.  Terbukti, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ini menjadi landasan utama yang bagus untuk mencegah terjadinya stunting.

Pengajian Al-Hidayah berkomitmen  mendukung dan melaksanakan program mencegah terjadinya stunting secara serius. Salah satu prioritas program Pengajian Al-Hidayah adalah menciptakan generasi qur’ani Indonesia yang sehat dan cerdas.

Kegiatan germas dilakukan sudah Karena itu, acara GERMAS di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat maupun di 5 provinsi lainnya akan dikawal secara langsung oleh Ketum Pengajian Al-Hidayah, Dra. Harbiah Salahuddin, M.Si, waketum Dra. Siti Marhamah, M.Ag  dan sekjen Sekarwati, M.Si serta jajaran pimpinan pusat lainnya. Pengurus Provinsi yang terkait juga ikut serta terlibat meskipun pelaksanaan di kabupaten/kota.

Apresiasi masyarakat terhadap program ini cukup antusias, sehingga Pengajian Al-Hidayah yakin jika program ini dilaksanakan secara kontinyu dan komprehensif, akan berdampak cukup baik dalam pengurangan angka stunting. (kabargolkar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *