KARYA KEKARYAAN

AMPI Brebes Dukung Dito Ariotedjo Masuk Kabinet Jokowi

foto: gnews

kabargolkar.com, BREBES – DPD AMPI Kabupaten Brebes, Jawa Tengah setuju terhadap wacana Presiden Jokowi merangkul kaum milenial masuk dalam kabinet. Hal itu disampaikan Ketua DPD AMPI Brebes Benny Purnomo yang juga anggota DPRD Brebes, Kamis (22/8/2019).

“Kaum milenial tentunya harus mempunyai kapasitas yang memadai, smart, cerdas, berpengatahuan luas dan mampu mengeksekusi kebijakan,” kata dia.

Pihaknya mendorong Ketua Umum DPP AMPI Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau sering disapa Dito Ariotedjo untuk masuk kabinet.

Dito merupakan salah satu kader terbaik partai Golkar yg mewakili kaum millenial. Selain dia sregep turun ke daerah menyapa kader muda Golkar dia juga mempunyai kepiawaian, pengalaman, serta inovasinya dalam berorganisasi mengantarkan dirinya dipercaya untuk menjadi Ketua DPP Partai Golongan Karya Bidang Inovasi Sosial dan Ormas.

Hal ini turut menjadikannya sebagai Ketua Bidang termuda sepanjang sejarah partai berlambang pohon beringin tersebut. Selain itu pria kelahiran 1990-an ini aktif di organisasi sejak mahasiswa di UI, BEM, dan HMI. Selain itu dia menjadi salah satu pengusaha muda sukses indonesia, terbukti menjadi salah satu Ketua HPMI, dan memimpin organisasi olahraga yaitu Ketua Umum ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia). DPD AMPI brebes mengatakan Bung Dito cocoklah kalau jadi Menpora.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD AMPI jateng Tajus Syarofi juga mengamini apa yang menjadi keinginan AMPI Brebes. Ia mengatakan dalam rangka menyempurnakan kinerja Jokowi yang sudah berjalan 5 tahun, Jokowi butuh figur muda untuk mengeksekusi program pemerintah. “Keberanian, kepiawaian, kecerdasan, dan pengalaman, itu ada pada sosok Ketua Umum DPP AMPI,” kata dia.

Sebelumnya, Golkar sendiri telah mengusulkan Dito untuk masuk ke kabinet Jokowi. “Ini juga menjadi aspirasi seluruh kader AMPI se Indoneaia, bukan hanya Brebes dan Jawa Tengah,” tutur dia. (Gnews).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *