KABAR KADER Kabar Parlemen

Andi Ichi Hatta: BPOM Palopo Sudah Bisa Kerja Maksimal

Andi Fauziah Pujiwati ‘Ichi’ Hatta saat meninjai kantor baru Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palopo.

Kabargolkar – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi beroperasi di Kota Palopo. Sembari kantor sementara yang bertempat di Kelurahan pontap sedang dalam pembenahan, pihak Loka BPOM Area Palopo juga mulai bekerja melakukan pengawasan.

Mengetahui hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR-RI, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta langsung meninjau Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Palopo di Jalan Yos Sudarso, Kamis (20/9/2018).

Menurut Legislator yang membidangi persoalan kesehatan dan ketenagakerajaan ini, dengan adanya Loka BPOM di Palopo, masyarakat dapat lebih cerdas dalam mengkonsumsi obat dan makanan.

”Warga sudah dapat berkonsultasi dan melaporkan jika ada penyalahgunaan obat dan makanan. Jadi tidak perlu lagi melakukan pelaporan dan pengecekan produk di Makassar,” jelas Putri Bupati Luwu Timur dua periode, Andi Hatta Marakarma ini.

Pada kesempatan itu, Andi Ichi-sapaan akrabnya- juga banyak mengorek informasi tentang kondisi Loka BPOM Palopo. Ia berharap, sarana dan prasarana yang bisa menunjang kerja-kerja loka BPOM Palopo segera dilengkapi.

”Semoga segera lengkap semuanya, dan Loka BPOM Palopo bisa bekerja maksimal melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan di Kota palopo,” kata Anggota DPR Fraksi Golkar ini.

Sementara itu, Kepala Plh Loka POM Palopo, Martini Latif mengaku senang dengan kunjungan Legislator yang dikenal rajin pulang kampung itu. Menurutnya, Loka BPOM merupakan hasil dari tindaklanjut dari keputusan BPOM Makassar yang menempatkan Loka BPOM di Kota Palopo untuk meng-cover 7 Kabupaten Kota di Sulsel.

“Baru Bulan September 2019 ini beroperasi. Wilayah kami ada 7 Kabupaten/Kota. Diantaranya Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja, Toraja Utara, dan Enrekang,” jelas Martini Latif.

Dia berharap, dengan adanya Loka POM Palopo, peredaran obat dan makanan dapat diawasi sebelum dikonsumsi warga.

“Kami juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk melaporkan jika menemukan obat dan makanan yang tidak layak konsumsi,” jelasnya.[Radarluwuraya]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *