KABAR PILEG

APK Banyak Ditertibkan Bawaslu, Begini Reaksi Abraham Sridjaja

Caleg Partai Golkar DPR RI dapil Jatim I nomor urut 5 Abraham Sridjaja

kabargolkar.com, SURABAYA – Jelang tiga bulan pemilu 2019, Abraham Sridjaja mengaku banyak alat peraga kampanye (APK) miliknya yang ditertibkan oleh Bawaslu karena dianggap sebagai pelanggaran kampanye. Caleg DPR RI dari Partai Golkar ini mengatakan bahwa hal tersebut sejatinya bukanlah dari tim internal, melainkan dari relawan sehingga hal tersebut di luar kendalinya.

“Banyak simpatisan, teman, relawan dari kami yang dengan sukarela memasang baliho di jalan-jalan tanpa berkordinasi dengan Relawan Sahabat Abraham,” kata Abraham di Surabaya, Jumat (18/1/2019).

Pihaknya memang tidak melarang dan mempersilahkan kepada pihak-pihak terkait baik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya maupun Satpol PP Surabaya untuk memindah dan mengangkut baliho yang memang dirasa melanggar karena itu murni memang di luar kendalinya.

Menurutnya, jika sekedar baliho yang terpasang dari seorang caleg dijadikan dasar untuk menentukan pelanggaran, maka logikanya sangatlah mudah untuk menjatuhkan lawan caleg dengan cara memasang baliho caleg lawan sebanyak mungkin tanpa sepengetahuannya. Yang bisa jadi hal itu kini menimpanya.
Meski begitu, ia mengaku tidak mengambil pusing. Sebab dalam menjalani proses kampanye, selain mengandalkan alat peraga kampanye (APK) di beberapa titik di Surabaya.

Ia juga aktif keliling-keliling ke komunitas anak-anak muda dan sosialisasi program. Justru menurutnya bertemu masyarakat adalah tonggak utama supaya bisa mendapatkan kepercayaan dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Target saya anak muda. Soalnya ini kan pertama kali saya jadi caleg, jadi masih banyak hambatan. Masih nubruk kanan kiri, masih bingung lah,” ujarnya.

Ia berharap apa yang dilakukannya tersebut bisa menginspirasi anak muda untuk tidak apatis terhadap politik. Tentunya dengan harapan, di daerah pemilihan (dapil) Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo), Partai Golkar dapat dua kursi untuk DPR RI.

“Tapi kalau tidak bisa ya pusing juga karena mengalahkan caleg petahana tidak mudah, apalagi Pak Adies Kadir kan sudah lama jalan dari bertahun-tahun yang lalu,” katanya.

Di sisi lain anggota Bawaslu Surabaya Agil Akbar sebelumnya mengatakan pihaknya sudah menertibkan ratusan APK milik Abraham Sridjaja di sejumlah titik di Surabaya.

“Kalau tidak percaya datang ke kantor Bawaslu. Hitung sendiri ada berapa APK yang sudah ditertibkan bawaslu,” katanya.

Menurut dia, setelah APK tersebut ditertibkan, APK tersebut dengan cepat dipasang kembali oleh pemiliknya.

“Mungkin stok APK-nya caleg itu banyak sehingga saat ditertibkan dipasang lagi,” katanya.

Agil menjelaskan bahwa selama ini tidak ada aturan atau mekanisme untuk pelanggaran kampanye yang diulangi.

“Misalnya ada pelanggaran adminsitrasi, lalu diulang pelanggarannya tapi tidak diatur mekanisme untuk pelanggaran selanjutnya maka lembaganya ya hanya menertibkan lagi,” katanya. (kontributor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *