KABAR NASIONAL Kabar Parlemen

Bamsoet: Program Perhutanan Sosial Harus Dikawal

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (sindonews)

kabargolkar.com, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung program perhutanan sosial. program tersebut membagikan 3,5 juta hektar lahan kepada masyarakat, salah satunya suku Anak Dalam.

“Program ini mesti memperhatikan suku Anak Dalam yang memanfaatkan hutan sebagai sumber kehidupan mereka, sehingga semua mendapatkan manfaat dari adanya program tersebut,” pesan Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo.

Program perhutanan sosial menargetkan 3,5 juta hektar lahan akan diserahkan ke masyarakat untuk mengurangi potensi konflik di sejumlah daerah dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.

Bamsoet berharap Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional bersama Pemerintah Daerah (Pemda) segera menindaklanjuti program tersebut dengan memberikan pendampingan, permodalan, dan pemasaran jika lahan yang diberikan sudah menghasilkan.

Menurutnya pula Kementerian Pertanian (Kementan) dapat melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi tanah di perhutanan sosial agar diketahui komoditi apa yang cocok untuk ditanam sehingga masyarakat yang memanfaatkan lahan tersebut dapat meningkatkan penghasilannya.

Bamsoet juga mengingatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengkaji Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang selama ini tidak digunakan supaya dikembalikan kepada negara, sementara bagi yang sudah memanfaatkan harus memberikan hak kepada rakyat untuk mendapatkan bagi hasil dan mengembalikan lahan perkebunan rakyat.

BPN menurut Bamsoet harus juga melakukan pengecekan ulang terhadap luasan lahan HPH sesuai dengan izin yang diberikan karena banyak ditemukan pengusaha yang memperluas lahan HPH secara sepihak dengan memanfaatkan oknum aparat untuk menakut-nakuti rakyat.

“Masyarakat mesti benar-benar memanfaatkan lahan, mengingat dengan adanya Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial, masyarakat memiliki dasar hukum yang kuat terkait hak pengelolaan lahan perhutanan sosial,” tukas Bamsoet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *