KABAR GOLKAR KABAR NASIONAL

Bupati Sikka Naikkan PAD, Golkar: Retorika Tanpa Kajian Mendalam

Kabar Golkar – Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo alias Robby Idong merencanakan kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) Tahun 2018 sebesar Rp 9,11 persen. Fraksi Partai Golkar menimpali rencana itu jangan sampai ditetapkan sekedar retorika belaka dan tanpa kajian yang mendalam.
Dalam APBD Induk, PAD ditetapkan sebesar Rp 104.336.181.899. PAD ini diterima dari pajak daerah Rp 22.082.311.998, retribusi daerah Rp 16.520.713.529, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 3.056.249.289, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 62.505.532.976.
Robby Idong ketika menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan atas Ranperda Perubahan APBD, Senin (22/10), merencanakan PAD naik hingga angka Rp 113.842.662.820. Kenaikan itu terjadi pada pos retribusi daerah sebesar 0,30 persen menjadi Rp 16.570.713.529, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar 15,40 persen menjadi Rp 71.133.388.004. Sementara pajak daerah tetap sesuai APBD Induk, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan turun 5,31 dari perencanaan sebesar Rp 3.227.623.396.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu berharap pemerintah konsisten dan mendorong organisasi perangkat daerah pengelola pendapatan untuk optimal bekerja sehingga mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
“Jangan sampai proyeksi PAD yang ditetapkan sekedar retorika belaka dan tanpa kajian yang mendalam,” ketus dia saat membacakan pemandangan umum fraksi atas Nota Keuangan Ranperda APBD Perubahan 2018, Selasa (23/10), pada rapat paripurna DPRD Sikka.
Fraksi Partai Nasdem bersikap diplomatis. Fraksi ini memberikan apresiasi kepada pemerintah, tetapi juga sekaligus mempertanyakan keseriusan pemerintah sehingga tidak hanya sebatas proyeksi, tetapi harus diwujudnyatakan.
“Karena jujur, fraksi meragukan terkait kenaikan PAD ini. Fraksi meminta pemerintah dapat menjelaskan secara rinci dan riil tentang proyeksi tersebut. Kenaikan dimaksud ini didapat dari pos-pos mana saja,” ungkap Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yohanes AJ Lioduden.
Hal yang sama disampaikan Fraksi PDI Perjuangan. Fraksi ini memberikan apresiasi kepada Bupati Sikka yang berani menaikkan target PAD dengan rentang waktu tahun anggaran yang tinggal beberapa bulan saja. Untuk itu Fraksi PDIP menyarankan kepada pemerintah agar mulai melakukan penataan terhadap potensi-potensi penerimaan yang ada, seperti retribusi parkir, retribusi pasar, pajak restoran dan hotel, serta retribusi masuk ke tempat-tempat wisata.
Sementara Fraksi PKPI mendukung berbagai langkah dan upaya yang dilakukan pemerintah dengan memperbaiki sistem dan manajemen berikut melakukan revisi terhadap regulasi pajak daerah dan retribusi daerah dalam rangka meningkatkan PAD.
Demikian pun Fraksi Partai Hanura mendorong pemerintah untuk lebih giat menggali potensi lokal yang ada. Fraksi Hanura juga mengimbau pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dari pajak dan retribusi dengan cara memperkuat pengawasan sehingga terhindar dari kebocoran. Selain itu pemerintah diminta untuk mempelajari dan mengatasi sebab-sebab menurunnya pendapatan dari sektor tersebut. source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *