Kabar Parlemen kp

Dave Laksono : RUU Terorisme Bisa Dituntaskan Pada Masa Sidang Mendatang

 

Kabargolkar.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan merebaknya peristiwa kekerasan yang dilakukakan para teroris dalam sepekan terakhir mengingatkan betapa Undang-Undang (UU) Antiterorisme Nomor 15 tahun 2003 sudah tidak memadai lagi sebagai payung hukum dalam upaya pemberantasan tindak pidana terorisme di Tanah Air.

Dave Laksono yakin, Revisi Undang Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme bisa segera selesai pada masa mendatang. Kendala penyelesaian Revisi UU yang digagas sejak 2016 lalu hanya karena perbedaan soal definisi terorisme.

“Jika pemerintah sudah sepakat tentang definisi terorisme, RUU Terorisme bisa dituntaskan pada masa sidang mendatang,” kata Poitisi Golkar tersebut dalam keterangan tertulisnya kepada media di Jakarta, Senin (14/5/2018).

UU Antiterorisme Nomor 15 Tahun 2003 dipandang hanya fokus pada upaya penindakan setelah peristiwa teror terjadi. Sementara aksi teror merupakan buah dari rangkaian panjang kegiatan sebelumnya.

Dengan UU Nomor 15 tahun 2003, aparat penegak hukum tidak bisa menindak mereka yang merencanakan aksi teror, termasuk kegiatan pendoktrinan para calon pelaku teror.

“Apa yang kita saksikan dalam sepekan terakhir, ini sudah pasti terorisme karena terlihat teroganisir dan terencana, apalagi dari korban yang meninggal tersebut diduga ada pelaku bom bunuh diri. Kita butuh payung hukum dalam upaya pemberantasan tindak pidana terorisme,” tegasnya. (Sumarsono)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *