KABAR DPD

Dedi Mulyadi Ikut Evakuasi Korban Longsor Pondok Salam

Dedi Mulyadi (rmol)

kabargolkar.com, PURWAKARTA – Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi turut serta dalam kegiatan pencarian korban tanah longsor. Bencana tersebut terjadi di Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta, Selasa (27/11) malam.

Usai subuh, Rabu, (28/11), Mantan Bupati Purwakarta tersebut tampak sudah berada di lokasi bencana. Tidak hanya memantau kondisi keluarga korban dan warga, dirinya ikut terlibat dalam proses evakuasi korban.

Cangkul dan beberapa bilah bambu digunakan oleh Dedi untuk membersihkan material tanah yang menimbun tiga rumah di kawasan itu.

“Biasa ini mah ikut ‘bobolokot’ (kotor berkalang tanah). Bagaimanapun kita harus membantu para korban dan keluarganya. Kemudian, harus ada pemulihan lingkungan di sekitar daerah ini,” katanya di lokasi.

Sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat, dirinya mengaku sudah menyiapkan skema bantuan untuk keluarga korban meninggal dan korban luka-luka. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Purwakarta.

“Saya perintahkan Fraksi Golkar untuk membantu memperbaiki rumah yang terkena longsoran tanah. Kemudian, harus ada telaah kontur tanah di sini agar warga tidak tinggal di daerah rawan. Apalagi sekarang musim hujan, kondisi alam harus kita perhatikan,” ujarnya.

Daftar Para Korban

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibiesono menjelaskan terdapat 9 korban dalam bencana tersebut. Empat orang di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Keempat korban meninggal itu adalah Abah Bakri (90) dan Mak Acem (87). Keduanya merupakan pasangan suami istri. Sementara itu, dua korban lain yakni Iwan (30) dan Intan (7). Mereka berdua merupakan ayah dan anak yang baru ditemukan pada Pukul 09.00 WIB.

“Kami start evakuasi tadi malam sekitar Pukul 21.00 WIB. Dua korban meninggal yang terakhir alhamdulillah berhasil ditemukan. Baik korban meninggal maupun korban luka-luka kita bawa ke RSUD Bayu Asih,” katanya melalui sambungan telepon.

Lima korban luka berat akibat longsoran tebing tanah itu yakni Yanti (25), Yeyet (45) dan Ima (25). Dua lainnya masih berusia anak-anak, yaitu Dede (12) dan Ridwan (5).

Lokasi bencana yang sulit diakses tidak memungkinkan evakuasi menggunakan alat berat. Karena itu, dinas terkait bersama warga dan Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menggunakan alat seadanya. Ditambah, alat floating pump untuk menyemprotkan air dari saluran irigasi tepat ke runtuhan tanah. (rmol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *