KABAR GOLKAR

Dedi Mulyadi Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Ini Harapan Milenial Bekasi

Dedi Mulyadi. (net)

kabargolkar.com, BEKASI – Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi bertugas sebagai anggota parlemen di DPR RI. Dia mewakili daerah pemilihan Purwakarta, Karawang, dan Kabupaten Bekasi. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta pada Selasa, (1/10/2019).

Sebagai pengguna sosial media aktif, mantan Bupati Purwakarta tersebut dikenal dekat dengan kalangan milenial. Harapan pun mengalir kepada dirinya atas kiprah barunya sebagai wakil rakyat.

Founder Sistem Pemungutan Pajak Otomatis dan Real Time Agung Eka Dharma mewakili milenial Bekasi untuk menitipkan harapan kepada Dedi Mulyadi. Menurut dia, Dedi diharapkan menjaga ritme komunikasinya di sosial media bersama warga, khususnya konstituen.

Pria lulusan STAN itu pun menyebut komunikasi itu merupakan modal bagi Dedi untuk menciptakan gerakan milenial yang lebih besar.

“Saya kenal Kang Dedi sudah lama, beliau cool orangnya dan sangat komunikatif. Apalagi kalau kita lihat cara beliau berinteraksi di sosial media. Itu berbeda dengan tokoh publik lain. Kang Dedi berhasil menghadirkan realitas ke dalam konten akun sosial medianya,” kata Eka saat ditemui di kantornya, di kawasan Galaxy City, Kota Bekasi, pada Selasa (1/10/2019).

Pemilik aplikasi klik pajak dan klik rupiah yang berlisensi dari Departemen Keuangan itu sangat terkesan dengan pembawaan Dedi Mulyadi. Menurutnya, personality tersebut dapat dia gunakan untuk membina komunitas millenial berbasis hobi dan minat.

“Kita ketahui kalangan millenial ini sangat interest terhadap hobi, minat dan bakat. Sehingga, perlu ada wadah kreativitas bagi mereka. Saya harapkan Kang Dedi melalui corong sebagai anggota parlemen bisa memfasilitasi itu,” katanya.

Menurut Eka, kehadiran Dedi Mulyadi di parlemen bukan hanya menjadi corong warga di daerah pemilihan. Dia yang sehari-hari bekerja di kawasan Kota Bekasi pun menilai sosok Dedi cocok untuk seluruh daerah di Indonesia.

Hal ini dia utarakan bukan tanpa dasar. Dedi, katanya, menghadirkan nuansa baru seorang tokoh publik. Keberanian Dedi menghadirkan kultur dan budaya ke dalam konten sosial media harus disambut positif oleh kalangan millenial.

“Kang Dedi ini sosok muda tetapi berani menghadirkan nuansa kultur dan budaya. Ini bukan hanya seni loh ya, tetapi juga adab dan akhlak. Lihat saja, beliau banyak menghadirkan konten filantropi, itu mengajarkan kita untuk saling berbagi,” ujarnya.

Spirit saling berbagi tersebut menurut Eka sudah sangat jarang ditemukan di kalangan perkotaan. Karena itu, tambahnya, Dedi harus banyak berinteraksi secara langsung dengan generasi millenial perkotaan terutama Kota Bekasi.

“Bayangkan saja kalau anak muda Kota Bekasi ini membuat komunitas filantropi atau seni dan budaya. Saya kira Kang Dedi harus menginisiasi ini ke depan sebagai wakil rakyat. Sehingga budaya hadir menjadi solusi masalah sosial, ya itu budaya berbagi,” katanya. (kesatu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *