KABAR DPD

Dedie Rachim dan Dodi Rosadi Masuk Bursa Calon Ketua Golkar Kota Bogor

Pasangan Bima Arya-Dedie Rachim bersama tim pemenangan (Foto/Okezone)

Kabargolkar.com, Bogor – Menguatnya wacana musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Partai Golkar Kota Bogor, memunculkan sejumlah nama calon ketua baru partai beringin.

Ada dua kandidat pengganti Tauhid J. Tagor dari internal pengurus DPD, yakni Andi Iskandar, putra bekas Wali Kota Bogor Iswara Natanagara dan H. Atmaja dari kubu Fraksi Golkar di DPRD Kota Bogor.

Adapun dari eksternal, Wakil Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A. Rachim digadang-gadang menjadi nahkoda baru Partai Golkar Kota Bogor. Kata beberapa kader, pendamping Bima Arya Sugiarto itu dipandang paling cocok dan memenuhi semua kriteri pemimpin idaman warga Partai Golkar.

“Jangan salah, ada kubu yang mendorong Kang Dedie Rachim masuk bursa calon ketua,” kata seorang kader Golkar dalam percakapan santai dengan  PWI Kota Bogor, Selasa, 11 September 2018 .

Adapun Dedie agak terkejut namanya disebut-sebut menjadi salah satu calon Ketua DPD Golkar Kota Bogor, jika musdalub jadi digelar. Ia mengatakan, kabar dirinya ke Golker masih terlalu pagi untuk dikembangkan.

“Wah infonya prematur (calon Ketua Golkar). Sampai dengan saat ini saya belum melakukan pembicaraan apapun terkait hal itu (musdalub dan calon ketua),” kata Dedie A. Rachim saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa, 11 September 2018.

Bekas salah satu direktur di KPK ini menyatakan tidak pernah ada atau diajak bicara soal musdalub oleh siapapun, termasuk kader atau pengurus Golkar. Dedie justru berharap permasalahan internal Golkar Kota Bogor dapat segera diselesaikan.

“Belum ada yang ngajak ngobrol. Harapan saya masalah internal di Golkar cepat selesai,” pungkasnya.

Seorang pengurua DPD Golkar juga menyebut nama politikus kawakan partai beringin di Kota Bogor, Gatut Susanta. Bekas Ketua KNPI dan anggota DPRD Kota Bogor ini dianggap berpeluang dan ingin memimpin Partai Golkar Kota Bogor melalui musdalub.

“Setahu saya justru Mas Gatut Susanta yang bakal maju. Nama lain dari eksternal itu belum saya dengar,” ujar sumber yang namanya minta tidak dipublikasikan.

Terkait figur tepat dan layak menjadi ketua, Dian melirik sejumlah nama tokoh yang memiliki garis benang merah dengan Golkar.

“Tokoh seperti mantan Sekda Kota Bogor, Dodi Rosadi , saya pikir beliau akan mampu akomodir kubu-kubu dadakan yg saat ini tengah adu cara guna bisa merebut kekuasaan di Golkar,” tegas Dian.

Bekas Ketua Karang Taruna ini meyakini figur Dodi bisa membesarkan kembali partai Golkar dengan jaringan dan dukungan semua kalangan. ” Kalau saya Objektif saja, Pak Dodi palibg tepat jadi ketua,” ungkap Dian. (sumarsono)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *