KARYA KEKARYAAN

Depinas SOKSI Suarakan Kepedulian Terhadap Perempuan

Acara Perayaan 58 tahun SOKSI di kediaman Wakil Ketua Umum Ahmadi Noor Supit (kedua duduk, kiri), Pondok Indah, Jakarta (20/5/2018). Turut dihadiri Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Denny Firmansyah)

kabargolkar.com – Perempuan adalah pilar bangsa dan negara. Perempuan bukan saja menjalankan peran-peran mendasar yang berkaitan dengan caring yang menentukan masa depan peradaban. Tidak hanya itu, tapi juga hampir identik dengan dimensi feminitas yang sangat diperlukan bagai upaya mengoptimalkan pembangunan, perdamaian dan demokrasi. Demikian tema yang mengemuka dalam perayaan lima puluh delapan tahun SOKSI di kediaman Wakil Ketua Umum Ahmadi Noor Supit, Pondok Indah, Jakarta (20/5/2018).

Namun yang menjadi perhatian dalam Ulang tahun Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia itu, adalah masih banyaknya kasus kasus diskriminatif terhadap Perempuan. Tidak jarang semua stereotif negatif dilekatkan kepada Perempuan ini oleh para Laki laki, dalam lingkungan kerja, lingkungan tinggal, maupun Keluarga.

Menanggapi persoalan ini, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI), Akhmadi Noor Supit turut meyuarakan kepedulian menyangkut diskriminasi terhadap kalangan perempuan, khususnya dalam menyangkut peran mereka dalam dunia Pekerjaan.

“Saya mewakili segenap yang ada di SOKSI maupun pribadi, sangat mendukung dengan adanya penghapusan sikap sikap diskriminatif terhadap Perempuan, ini bukan saja menyangkut tanggung jawab Kita sebagai Organisasi yang memenuhi hak hak kepada kalangan pekerja yang didalamnya juga ada wewenang Perempuan yang harus mendapatkan porsi yang sama dengan Laki laki,” Tegas Noor Supit, yang juga sebagai legislator Golkar tersebut.

Jika mengacu pada data, bahwa jumlah perempuan tanpa pasangan yang menjadi kepala keluarga (PEKKA) terus meningkat. Fenomena peningkatan ini menunjukan semakin gigihnya perempuan tanpa pasangan terus berkiprah dan menjalankan tugas tugas mendasarnya, baik sebagai seorang perempuan maupun orang tua. Tapi ini semua belum dibarengi dengan penghargaan yang layak dari publik.

Lebih lanjut, Anggota Legislatif asal Kalimantan Selatan itu, mengungkapkan dalam kesempatan bulan Ramadhan, dimana kepedulian terhadap sesama dan masyarakat menjadi esensi penting bulan penuh berkah ini, maka sekaligus SOKSI ingin menegaskan lagi bahwa perempuan, termasuk Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), adalah pilar bangsa penentu masa depan  peradaban Indonesia bahkan Dunia.

“PEKKA perlu mendapatkan perhatian pemerintah dan masyarakat agar tidak terus menerus terhinakan dan mengalami proses peminggiran. Perhatian tersebut bisa ditampilkan dalam bentuk program program pemberdayaan, bukan saja ditunjukan ke PEKKA dan kaum perempuan, tapi juga masyarakat pada umumnya agar mampu menghargai kiprah perempuan untuk indonesia yang lebih maju dan bermartabat,” demikian Ahmadi Noor Supit dalam penjelasannya. ###

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *