KABAR NASIONAL

Dewi Motik Berharap Pahlevi Pangerang Majukan Koperasi bersama Kaum Milenial

Foto : Dari kanan, Ketua Panpel Harkopnas 2019, M. Arief Pahlevi Pangerang, Rully Indrawan, Deputi Kelembagaan Kementerian KUKM dan Duta Koperasi Indonesia, Dewi Motik Pramono. (kabargolkar.com)

kabargolkar.com, JAKARTA – Koperasi di Indonesia saat ini tengah berada di lingkungan strategis yang berubah cepat. Ditengah era kemajuan tekhnologi saat ini gerakan koperasi harus dapat menjawab setiap persoalan yang dihadapi yang dapat mengganggu eksistensi kemurnian perjuangan perkoperasian nasional.

Demikian dikatakan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) RI, Rully Indrawan dalam acara “Silaturahmi Koperasi Kita” di lantai 4 Gedung Kementerian KUKM Jakarta, Kamis, 17/1/2019.

Koperasi, lanjut Rully Indrawan, tidak hanya dilihat sebagai aktivitas bisnis namun menjadi bagian penting dalam proses perubahan budaya.

“Disinilah pentingnya dibangun kolaborasi bisnis lintas gerakan koperasi untuk meningkatkan kontribusi koperasi bagi pembangunan ekonomi nasional,” papar Rully Indrawan.

Deputi Kelembagaan Kementerian KIKM imi juga mengajak seluruh peviat koperasi agar memperkuat kelembagaan koperasi melalui komunikasi dan si ergitas antar koperasi besar melalui dialog-dialog dan kerjasama bisnis serta kesehatan organisasi koperasi.

Pertemuan acara “Silaturahmi Koperasi Kita” ini juga dihadiri oleh Duta Koperasi Indonesia Dewi Motik Pramono, para Deputi Kementerian KUKM dan pengurus Koperasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam acara ini, selain Rully Indrawan, Deputi Kelembagaan Kementerian KUKM, Dewi Motik Pramono, Duta Koperasi, juga hadir sebagai pembicara dari pengurus Dekopin, M. Arief Pahlevi Pangerang yang juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Koperasi ke-72 tahun 2019 Tingkat Nasional yang memaparkan berbagai kegiatan.

Dewi Motik Pramono, yang juga sebagai Duta Koperasi Indonesia, dalam kesempatan ini memaparkan perkembangan koperasi yang selama ini dia geluti.

Ditengah zaman serba canggih sekarang ini, seharusnya koperasi di Indonesia juga lebih maju lagi seiring perkembangan tekhnologi gadget berbasis aplikasi internet.

Dewi Motik menyebutkan bahwa dirinya sudah menggeluti usaha koperasi ini sejak usia 17 tahun dengan berbagai fasilitas seadanya pada saat itu.

“Dimulai dari kumpul-kumpul bersama teman, kumpulkan dana, lalu buat kegiatan usaha simpan-pinjam. Ada yang pinjam pagi untuk kerjakan pesanan selesai bayar sore,” tutur Dewi Motik.

Di era teknologi serba berbasis aplikasi internet saat ini, lanjut Dewi, kesempatan bagi kaum muda yang juga sering disebut kaum milenial untuk turut serta dalam mengembangkan koperasi.

Dewi berharap, pengurus Dekopin yang muda-muda, seperti M. Arief Pahlevi Pangerang, agar dapat merangkul dan mengajak kaum muda milenial saat ini untuk menggeluti usaha koperasi dan memajukannya.

Masih dalam acara ini, pada sesi diskusi para pegiat koperasi dari berbagai daerah memaparkan berbagai persoalan yang terjadi di masing-masing koperasinya.

Misal, persoalan yang dituturkan oleh Pengurus Koperasi Dosen UGM dimana saat ini masih tingginya pajak koperasi.

Persoalan tarif PPn Final UMKM, dalam diskusi tersebut disebutkan telah mengalami penurunan dari 1% menjadi 0,5%.

Hal ini dilakukan pemerintah agar dapat mendorong peran serta masyarakat dalam kegiatan ekonomi formal lebih memberikan keadilan, kemudahan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan.

Peringatan Hari Koperasi ke-72

Suasana acara “Silaturahmi Koperasi Kita” di lantai 4 Gedung Kementerian KUKM Jakarta, Kamis, 17/1/2019. (kabargolkar.com)

Tekad untuk menumbuh-kembangkan koperasi di era Kemerdekaan Republik Indonesia hingga saat ini telah berjalan 72 tahun, sejak dilaksanakannya Kongres Koperasi I (pertama) di Kota Tasikmalaya pada 12 Juli 1947 silam.

Amanat konstitusi kita tegas menyatakan, bahwa ‘perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan’, demikian diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Koperasi ke-72 Tingkat Nasional, M. Arief Pahlevi Pangerang, berdasar Sk Dekopin No. SKEP/01/DEKOPIN-L/I/2019 tanggal 11 Januari 2019.

Dalam acara pertemuan “Silaturahmi Koperasi Kita” yang digagas Kementerian KUKM RI ini, Pahlevi Pangerang memaparkan berbagai kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Koperasi ke-72 tahun 2019 Tingkat Nasional.
Dijelaskan Pahlevi Pangerang, peringatan Hari Koperasi ke 72 ini mengambil tema “Menjadikan Koperasi Sebagai Gerakan Ekonomi yang Tangguh untuk Mencapai Kesejahteraan Nasional”.

Penyelenggaraan Peringatan Hari Koperesi ke 72, lanjut Pahlevi, akan dilaksanakan di Kota Purwokerto-Jawa Tengah dimaksudkan sebagai wahana ekspose keberhasilan kerja gerakan koperasi, paling tidak selama 4 tahun terakhir yang diikuti oleh anggota dan masyarakat luas.

“Penyelenggaraan Peringatan Hari Koperasi ke-72 ini bertujuan terwujudnya era baru gerakan koperasi Indonesia yang kuat sebagai dasar pengembangan kekuatan ekonomi rakyat yang mampu mendorong pembangunan ekonomi nasional secara mandiri, berkeadilan sosial dan berkelanjutan,” papar Pahlevi Pangerang, yang juga menjabat sebagai Ketua Puskud Kaltim ini.

Pahlevi memaparkan, berbagai rangkaian kegiatan tingkat nasional al akan dilaksanakan meliputi, Gerak Jalan Sejuta Koperasi pada bulan Maret 2019 di berbagai daerah, Harkopnas Expo 2019 di Purwokerto paga 11-14 Juli 2019, Sarasehan Nasional, Grebek Koperasi danpuncak acara pada 12 Juli 2019 mendatang di stadion Satria Purwokerto yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI yang didampingi oleh Menteri-menteri terkait.

Ditambahkan Pahlevi, khusus untuk pelaksanaan “Gerak Jalan Sejuta Koperasi”, selain dilaksanakan di Jakarta dan Kota Semarang, pada bulan Maret 2019 ini Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) juga turut melaksanakannya. Dan akan dilaksanakan di 5 titik di wilayah Kaltim.

Khusus kegiatan di tingkat wilayah dan daerah, ada berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi, Pasar Murah/Pasar Rakyat, Promosi dan Ekspose Produk Koperasi, Bhakti Sosial dan Kampanye Sadar Koperasi, yang semuanya dilaksanakan pada Juli 2019 mendatang.

“Sasaran dari berbagai kegiatan peringatan Harkopnas 2019 ini gina menumbuhkembangkan semangat membangun kehidupan bersama di berbagai jenis bidang usaha koperasi, baik oleh gerakan koperasi sendiri maupun oleh pemerintah dan masyarakat,” tutur Pahlevi Pangerang, seraya menambahkan peringatan Harkopnas 2019 ini sebagai wahana ekspose keberhasilan kerja gerakan koperasi dalam mewujudkan misinya dan mensejahterakan masyarakat. (tim liputan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *