DPP KABAR PILPRES KARYA KEKARYAAN

Dito Ariotedjo Instruksikan Tak Lawan Gerakan #2019GantiPresiden

Ketua DPP Golkar Bidang Inovasi Sosial dan Ormas, Dito Ariotedjo. (foto: SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

kabargolkar – Partai Golkar menginstruksikan kadernya untuk menahan diri menanggapi aksi #2019GantiPresiden.

Partai pengusung pasangan bakal Capres dan Cawapres Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 ini minta kadernya untuk melawan aksi tersebut melalui kegiatan kreatif lain.

Ketua DPP Golkar Bidang Inovasi Sosial dan Ormas, Dito Ariotedjo mengatakan, bahwa dibanding menggelar aksi serupa, pihaknya memilih memprioritaskan sosialisasi terhadap keberhasilan program Jokowi selama ini.

“Kami lebih memprioritaskan menyosialisasikan keberhasilan pemerintah di bawah kepemimpinan Pak Jokowi. Baik yang telah dikerjakan maupun akan dikerjakan nanti,” tegas Dito di Surabaya, Sabtu (1/9/2018).

“Kami tidak menganjurkan kader untuk melawan dengan hashtag yang serupa tapi beda kata. Kami bicara fakta saja,” imbuh pria 27 tahun ini yang juga menjabat Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), salah satu organisasi sayap Golkar ini.

Dito kawatir, apabila hal tersebut dilawan dengan hal yang sama maka akan menimbulkan disparitas kedua belah pihak yang lebih besar.

“Hal itu akan menimbulkan gesekan yang lebih besar dan tidak ada gunanya,” jelasnya.

“Hal itu telah terbukti di Pilkada DKI Jakarta lalu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, selama ini bacaleg Golkar juga harus mengkampanyekan calon presiden yang diusung selaras dengan pencalegan.

“Hal itu merupakan sebuah kewajiban. Sebab, kami telah memilih mencalonkan Pak Jokowi,” katanya.

Untuk diketahui, deklarasi gerakan #2019GantiPresiden telah dilakukan di Surabaya pada Minggu (26/8/2018) lalu. Berlangsung di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya, aksi ini sempat diwarnai kericuhan akibat bentrok antara massa yang pro dan kontra dengan aksi ini.

Sebelumnya, Partai Gerindra sebagai salah satu partai oposisi menyebut tak menutup kemungkinan akan potensi kembali diadakannya deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di Jawa Timur. Sebab, aksi tersebut merupakan gerakan yang diinisiasi oleh masyarakat sendiri.

“Gerakan itu murni dilakukan dan diinisiasi oleh masyarakat sendiri. Bukan oleh Gerindra dan partai mana pun,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur Hendro Tri Subiantoro kepada Surya.co.id (Grup Tribunjatim.com) di Surabaya.

“Sehingga, kami tidak tahu apakah akan ada gerakan susulan lagi atau tidak dalam waktu yang akan datang. Termasuk, di Surabaya ataupun di daerah lain di Jawa Timur,” tegasnya.{sumber}

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *