KABAR NASIONAL KARYA KEKARYAAN

DPP Al-Maun Kritik Kivlan Zein Soal Ini

Ketua Umum DPP Al Maun, Muhammad Rafik Alamsyah dalam kunjungannya ke kediaman K.H. Ma’ruf Amin [foto: SumbarSahabatRakyat]

kabargolkar.com, JAKARTA – Selaku sayap relawan Partai Golkar, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Al Maun, mengkritisi pernyataan Mayjen (Purn) Kivlan Zen yang menuduh partai pengusung petahana Joko Widodo menjalin kerja sama dengan China soal paham komunisme.

Ketua Umum DPP Al-Maun, M Rafik Alamsyah meminta agar semua pihak tidak membuka luka lama sejarah masa lalu untuk kepentingan memenangkan Capres tertentu.

“Saya sampaikan kepada Bapak Kivlan Zen, janganlah memanfaatkan isu komunis untuk kepentingan Capres tertentu. Jangan sampai isu tersebut membuka luka lama untuk kepentingan politik, apalagi sampai Partai Golkar dikait-kaitkan, komunis sudah tidak ada,” kata Rafik melalui pers rilis, Senin (28/1).

Pihaknya justru mempertanyakan Kivlan apakah paham sejarah berdirinya Partai Golkar. “Saudara itu mengerti gak, kenapa partai Golkar dibentuk, Partai ini di bentuk untuk kepentingan melawan politik komunis dengan politik Kekaryaan. Saya menemukan di lapangan terdapat skenario operasi konspirasi besar untuk menyudutkan Pak Jokowi,” ungkap Rafik.

Rafik yang juga kader muda Partai Golkar menyampaikan bahwa perlu belajar sejarah terkait peristiwa tahun 65. Pihaknya meminta masalah yang sudah usang tersebut dilupakan, apalagi terkait konstalasi perseteruan politik masa lalu.

“Peristiwa tahun 1965 adalah konflik kekuasaan dan efek dari konstalasi politik international, tolong pak Kivlan Zen pelajari kembali sejarahnya dong. Kita semua harus bersatu bekerja membangkitkan kejayaan bangsa indonesia untuk kepentingan masyarakat dan orang banyak serta masa depan bangsa Indonesia, masa depan anak-anak cucu kita,” ujar Rafik. [SuaraMerdeka]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *