KARYA KEKARYAAN

Dukung Pemberantasan Terorisme, Baladhika Karya Desak RUU Antiterorisme Segera Rampung

Ketua Umum DPP Baladhika Karya, Nofel Saleh Hilabi

kabargolkar.com – Dalam beberapa hari ini, bangsa Indonesia dikejutkan dengan terjadinya beberapa peristiwa teror di beberapa wilayah. Teror tersebut antara lain penyerangan Rutan Cabang Salemba Mako Brimob yang menewaskan enam Petugas Kepolisian Republik Indonesia yang dilakukan oleh Narapidana Terorisme.

Kemudian menyusul penyerangan bom bunuh diri terhadap tiga gereja di wilayah Surabaya, yang menewaskan puluhan orang. dan yang terakhir adalah penyerangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Kota Surabaya. Terkait hal itu, Dewan Pimpinan Pusat Baladhika Karya, menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga korban dari serangan teror yang tidak beradab itu.

“Semoga Allah Subhanahu Wata’ala memberikan tempat yang layak kepada seluruh korban yang meninggal, memberikan kesembuhan kepada korban yang terluka, dan memberikan penghiburan serta kekuatan kepada keluarga korban,” ucap Ketua Umum DPP Baladhika Karya, Nofel Saleh Hilabi dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Selasa (15/5).

Novel menegaskan, Baladhika Karya menentang keras segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh pelaku teror, dengan mengatasnamakan agama, karena tidak ada satupun agama yang mengajarkan tindakan-tindakan terorisme.

Untuk itu, Baladhika Karya mendukung sepenuhnya setiap tindakan dari seluruh petugas keamanan, baik dari Kepolisian Republik Indonesia, maupun dari unsur TNI, untuk memberantas seluruh jaringan-jaringan gerakan terorisme yang ada di Indonesia. “Mulai dari pelaku di tingkat bawah, sampai dengan pelaku yang menjadi otak dari seluruh teror yang terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus diberantas,” tegas Novel.

Selain itu, Baladhika Karya juga mendesak kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) agar segera menyelesaian revisi dan melakukan pengesahan terhadap Rancangan Undang-Undang Anti Terorisme, yang menjadi landasan hukum bagi Kepolisian Republik Indonesia untuk mencegah lebih dini setiap tindakan teror yang akan dilakukan oleh pelaku teror.

Baladhika juga mendukung penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Anti Terorisme, apabila pembahasan RUU di DPR masih mandek. “Perppu penting sebagai payung hukum bagi Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan tindakan yang cepat dan efektif dalam mencegah setiap tindakan teror yang akan terjadi,” ujarnya.

Novel menambahkan, sebagai Ketua umum, dirinya meminta kepada kader-kader Baladhika Karya di seluruh Wilayah Indonesia, agar mengambil peran aktif dalam mendukung setiap tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah, dalam rangka mencegah terjadinya tindakan terorisme di wilayah masing-masing. [bambang]

 

sumber berita

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *