KABAR GOLKAR KABAR NASIONAL

Gelar Kampanye Edukatif, Cara Golkar Menuai Simpati Masyarakat

kabargolkar.com Sebagai partai politik, Golkar memiliki tanggung jawab mendidik masyarakat agar lebih cerdas dalam berpolitik. Terlebih dengan hoaks dan politik uang yang bertebaran menjelang hari pencoblosan. Harus ada upaya membangkitkan kesadaran masyarakat untuk ikut terlibat dalam pesta demokrasi ini. Cara yang dilakukan
oleh Partai Golkar yaitu dengan menggelar kampanye edukatif.

Kampanye edukatif bagi masyarakat identik dengan kampanye yang cerdas. Kampanye tersebut berisi hal-hal yang menawarkan informasi yang menarik bagi para calon pemilih. Informasi tersebut sekaligus menjadi ajang pendidikan politik yang baik agar masyarakat lebih cerdas dalam memilih calonnya.

Sebagai parpol koalisi pemerintah, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan hasil kerja nyata yang telah dilakukan oleh Golkar sebagai partai politik dan pemerintah, dalam hal ini Jokowi. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam berbagai kesempatan pun selalu menyuarakan berbagai pencapaian pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Hal tersebut  menunjukkan konsistensi Partai Golkar sebagai partai politik terdepan pendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

Tidak hanya berkampanye edukatif, Golkar juga menyebarkan semangat optimisme. Semangat tersebut baik di kalangan internal kadernya. Serta menyebarkan gelombang optimisme di tengah-tengah masyarakat menyambut masa depan melalui keikutsertaan mereka pada pemilu.


baca: 


Kampanye Golkar sarat ide dan narasi mendidik masyarakat

Partai Golkar sebagai partai berkelas dan berpengalaman dalam politik dan pembangunan ditunjukkan dengan penyampaian kampanye yang sarat ide-ide pembangunan serta program kampanye dengan narasi yang mendidik dan edukatif bagi masyarakat.

Golkar sebagai partai politik yang tergabung dalam koalisi pendukung Jokowi tampil terdepan mendukung dan menyuarakan serta menjabarkan secara utuh capaian-capaian pemerintahan Jokowi.

Ketua Umum Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa perbedaan boleh, tapi jangan ada perpecahan dalam pesta demokrasi. Ini sekaligus menunjukkan watak Partai Golkar sebagai parpol yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Golkar sebagai partai moderat, nasionalis dan relijius menjadikan pemilu sebagai wahana pertukaran gagasan. Sebuah upaya untuk pemaparan konsep dan pilihan-pilihan terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia. Melalui Pemilu, Partai Golkar ingin memperkuat persamaan, menyingkirkan perbedaan, bersaing secara damai, dengan tetap menjaga semangat persaudaraan yang hangat dan bersahabat. (kabargolkar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *