KABAR NASIONAL Kabar Pemilu

[Golkar 4G] Program Unggulan Partai Golkar: Lapangan Kerja Mudah

Lapangan kerja mudah merupakan salah satu program unggulan dalam Golkar 4G

kabargolkar.com – Bertambahnya lapangan kerja selalu menjadi kebutuhan bagi setiap negara, terlebih negara yang penduduknya selalu bertambah. Kemudahan mendapatkan pekerjaan dan kemudahan membuka lapangan kerja adalah sama pentingnya. Partai Golkar juga menjadikan program lapangan kerja mudah sebagai salah satu program yang utama.

Partai Golkar sudah terbukti menangkap aspirasi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan selalu menempati peringkat pertama atau kedua dalam pemilu tingkat pusat. Aspirasi masyarakat yang dibawa Partai Golkar untuk Pemilu 2019 akan diwujudkan melalui 4 program Partai Golkar, yaitu sembako murah, rumah terjangkau, lapangan kerja mudah dan Revolusi Industri ke-4. Empat program ini disebut sebagai Golkar 4G. Dari dimulainya rangkaian Pilkada 2018 yang diselenggarakan serentak, Partai Golkar telah berkali-kali menyuarakan Golkar 4G ini.

Idealnya lapangan kerja mudah ditimbulkan oleh ketersediaan lapangan kerja yang bertambah sesuai dengan penambahan jumlah penduduk. Pada tahun 2015, perbandingan jumlah penduduk Indonesia yang berada di luar usia produktif dengan penduduk yang berada di usia produktif (15 sampai dengan 64 tahun) adalah 48,6 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan perbandingan ini akan menurun pada tahun 2035 menjadi 47,3 persen. Turunnya perbandingan ini merupakan tanda melimpahnya jumlah angkatan kerja di Indonesia. Angkatan kerja didefinisikan sebagai penduduk usia produktif yang berpartisipasi dalam pasar tenaga kerja. Contoh penduduk yang bukan angkatan kerja antara lain penyandang disabilitas, ibu rumah tangga, narapidana dan mahasiswa.

Pertumbuhan penduduk Indonesia, yang lebih didorong oleh faktor kelahiran dan kematian daripada emigrasi dan imigrasi, juga mencatatkan angka yang cukup tinggi, yaitu sebesar 1,1 persen per tahunnya pada 2017. Pada tahun yang sama angka fertilitas (kesuburan) juga cukup tinggi, yaitu 2,4 anak per perempuan. Baik angka fertilitas dan pertumbuhan penduduk memang sudah menurun dari tahun-tahun sebelumnya karena baiknya program Keluarga Berencana (KB), tetapi bukan alasan bagi Indonesia untuk tidak menyediakan lapangan kerja bagi penduduknya.

Dari tahun ke tahun jumlah pengangguran di Indonesia juga berkurang. Awal tahun 2018 saja jumlah pengangguran terbuka di Indonesia sebesar 5,13 persen dari angkatan kerja. Jika angka ini kurang meyakinkan maka sejak tahun 2015, BPS juga mempublikasikan jumlah setengah pengangguran (underemployment). Definisi setengah pengangguran adalah penduduk yang bekerja di bawah waktu penuh (full time) yang berarti juga melingkupi pengangguran terbuka. Tahun 2017 tingkat setengah pengangguran berada di 7,55 persen dari angkatan kerja.

Golkar 4G

Adapun agenda yang dapat diperjuangkan Partai Golkar untuk mewujudkan program lapangan kerja mudah adalah mempermudah pendirian usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hampir semua perusahaan besar berawal dari suatu UMKM dan dapat dibilang UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Kontribusi UMKM pada ekonomi Indonesia adalah 60 persen. Kemudahan yang dapat diberikan kepada UMKM adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merupakan salah satu bentuk subsidi bunga pada kredit yang dialirkan untuk UMKM.

Partai Golkar juga harus terus melanjutkan program Dana Desa/Kelurahan, terutama Dana Desa/Kelurahan yang diarahkan untuk menjadi Badan Usaha Milik Desa/Kelurahan (BUMDes). Dana Desa/Kelurahan yang diarahkan menjadi BUMDes jelas menambah lapangan kerja. Bahkan jika BUMDes sudah produktif, maka Dana Desa (Kelurahan) dapat dimanfaatkan untuk ekspansi bisnis BUMDes. Desa/Kelurahan yang belum memiliki BUMDes pun sebenarnya dapat didorong untuk membuat BUMDes, walau BUMDes tersebut adalah BUMDes di sektor jasa.

Selain BUMDes, program pemerintah daerah yang membuat pusat edukasi dan informasi bisnis yang ada di masing-masing desa/kelurahan juga dapat mendukung terciptanya lapangan kerja baru. Partai Golkar harus mendorong kader-kadernya di daerah untuk menciptakan pusat edukasi dan informasi bisnis. Melalui pusat-pusat seperti ini, usaha mikro yang dibuat oleh masyarakat dapat berkembang. Pendataan usaha mikro pun juga menjadi lebih mudah sehingga pemerintah dapat mengetahui potensi ekonomi yang dapat dikejar oleh masing-masing desa/kelurahan.

Terakhir, Partai Golkar dapat mendorong kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Pemakaian bahan baku lokal atau proses perakitan pada industri di Indonesia tentu dapat meningkatkan jumlah lapangan kerja bagi angkatan kerja Indonesia. Realisasi kebijakan ini dapat berupa peningkatan kapasitas suatu perusahaan maupun bertambahnya jumlah perusahaan.

Mewujudkan lapangan kerja mudah mestilah dilakukan untuk Indonesia yang penduduknya masih terus bertambah, karena lapangan kerja merupakan kebutuhan masyarakat. Partai Golkar wajib mewujudkan program lapangan kerja mudah agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Untuk mewujudkan program ini, Partai Golkar harus mewujudkan empat agenda: pertama, pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mempermudah pendirian UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan menengah); kedua, memanfaatkan dana desa/kelurahan untuk membentuk BUMDes; ketiga, pendirian pusat edukasi dan informasi bisnis di tiap desa/kelurahan dan keempat, peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada industri di Indonesia. Salam Golkar 4G.

Golkar 4G lainnya: 

Sembako Murah

Rumah Terjangkau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *