KABAR PILKADA

Golkar Kepri Cari Jago di Pilgub 2020

Ansar Ahmad, Ketua DPD I Golkar Kepri

kabargolkar.com, TANJUNG PINANG – DPD Kepri Partai Golkar membuka penjaringan bakal calon Pilkada 2020 mulai 25 Oktober 2019. Pendaftaran penjaringan bakal ditutup pada 10 November 2019.

“Pendaftar bisa mendaftar di masing-masing DPD Kabupaten/Kota. Kalau khusus Pilgub, mendaftar di sekertariat DPD Golkar Kepri kawasan Bintan Center, Kota Tanjungpinang,” kata Sekertaris DPD Golkar Kepri, Agustar saat dihubungi melalui telpon seluler, Selasa (22/10/2019).

Ia menegaskan, pendaftaran ini terbuka untuk umum artinya tidak hanya untuk internal Partai Golkar, atau partai-partai lainnya.

“Kalau untuk Partai Golkar saja, Ngapain kita buka pendaftaran. Tujuan kita mencari calon yang memenuhi kreteria, dan sudah mempunyai elektoral tinggi. Kan kita mau menang dalam Pilkada,” tegasnya.

Disampaikannya, bila nantinya kader partai yang memenuhi kreteria diinginkan, tentunya tidak menutup kemungkinan dari internal partai.

“Tapi sekali lagi saya katakan. Kalau memenuhi yang disebutkan itu ya. Kalau elektoralnya rendah gak mungkin kita rekomendasikan,” ujarnya kembali.

Dalam penjaringan melalui Golkar, setiap balon yang telah memenuhi kreteria akan dikirim ke tim Pilkada DPP Partai Golkar.

“Finalnya atau keputusannya ada di tim Pilkada pusat. Kita daerah merekomendasikan nama-namanya,” sebutnya.

Ditanyakan, adakah keinginan Ketua DPD Golkar Kepri Ansar Ahmad untuk maju dalam Pilkada 2020 sebagai calon Gubernur?

“Semuanya sangat berkemunkinan. Jelasnya pas pembukaan pendaftaran nanti. Pak Ansar pasti mendaftar. Tapi keputusan akhir ada di pusat ya,” sebutnya sambil tertawa.

Keputusan di Munas

Pemilihan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) tinggal menghitung bulan saja nama nama tokoh besar seperti , Muhammad Rudi, Soeryo Respationo, Ansar Ahmad di gadang-gadang maju sebagai Calon Gubernur Kepri.

Ansar Ahmad ketua DPD I Golkar Kepri yang sekarang duduk sebagai Anggota DPR RI saat dirinya di konfirmasi oleh Tribun Batam apakah akan maju sebagai Gubernur Kepri pada pilkada serentak 2020 mendatang ia mengatakan bahwa dirinya menunggu hasil Musyawarah Nasional partai Golkar

“Nanti kita jawab setelah Munas,” ujar Ansar pada Minggu (12/10/2019)

Saat dikonfirmasi lebih lanjut apakah dirinya akan maju di Pilgub setelah mendapatkan rekomendasi hasil Munas partai Golkar maka dirinya akan siap maju

“Saya menunggu hasil Munas bagaimana, namanya juga anggota partai kalau memang nanti partai menugaskan kita tidak bisa menolak,” ujar Ansar Ahmad.

Seperti diketahui Ansar Ahmad pada Pilgub lalu menjadi calon wakil gubernur berpasangan denga Soerya Respationo melawan Muhammad Sani dan Nurdi Basirun.

Poros baru

Muhammad Rudi dan Soerya Respationo diprediksi bakal bertarung di Pilgub Kepri 2029, Golkar siap bikin poros ketiga. Muhammad Rudi dari Nasdem dan Soerya Respationo (PDIP) dinilai menjadi calon kuat yang akan bertarung di Pilgub Kepri 2020.

Rudi kini masih menjabat Wali Kota Batam, sedangkan Soerya Respationo mantan Wakil Gubernur Kepri. Sempat diprediksi hanya ada dua kutub, Golkar siap-siap membuat poros baru di Pilgub Kepri.

Seperti diketahui Partai Golkar merupakan salah satu peraih kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri yaitu sebanyak 8 kursi dari 45 kursi yang ada. Ansar Ahmad, Ketua DPD I Golkar Kepri menegaskan, arah politik Golkar tidak tergantung Nasdem dan PDIP.

“Saya kira kita nggak berpatokan pada ketua partai tersebut (Nasdem dan PDIP), kalau Kemungkinan bisa kita akan maju sendiri kenapa tidak, kursi kita juga signifikan setelah PDIP,” ujar Ansar pada Minggu (12/10/2019)

Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait poros ketiga Ansar mengungkapkan hal itu bisa bisa saja terjadi karena posisi Golkar juga cukup menjanjikan dengan perolehan kursi di DPRD Kepri. Untuk figur siapa yang akan diusung Ansar mengatakan bahwa semua itu juga tergantung hasil survei siapa yang layak diusung pada Pilgub 2020 mendatang.

“Kalau individu nanti kita survei siapa yang lebih berpotensi,” ujar Ansar.

Makin seru

Partai-partai sudah menabuh genderang untuk bertarung di Pilkada Kepri 2020, yang menuai sorotan adalah pertarungan Rudi vs Soerya Respationo.

Pilkada Kepri 2020 mencakup Pilgub Kepri, Pilwako Batam, Pilbub Karimun, Pilbup Lingga, Bintan, Anambas dan Natuna. Pilgub Kepri dan Pilwako Batam diperkirakan menjadi pertarungan seru antara Nasdem vs PDI Perjuangan.

Terlebih lagi di tingkat pusat mencuat perang dingin antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Surya Paloh dari Nasdem.

Perang dingin Megawati dengan Surya Paloh mencuat jelang pelantikan presiden dan pengumuman kabinet Jokowi. Di kubu Nasdem ada Wali Kota Batam Rudi, sedangkan di PDIP ada Soerya Respationo.

Rudi diperkirakan menjadi calon yang dimajukan Nasdem untuk Pilgub Kepri, untuk Pilwako Batam jagonya yakni Amsakar Achmad yang kini menjabat Wakil Wali Kota Batam. Sedangkan di PDIP ada sosok mantan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo.

Nasdem sudah mengunci kedua jago itu pada penjaringan kandidat. Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Kepri Iwan Kusmawan mengatakan, dua kelompok pendaftaran itu meliputi pendaftaran untuk khusus internal partai dan pendaftaran untuk umum.

“Jadi yang khusus internal untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub), sama Pemilihan Wali Kota di Batam dan Pemilihan Bupati di Lingga. Ini khusus internal saja. Kalau wakil tidak,” ujar Iwan kepada Tribun Batam, Rabu (9/10/2019) siang.

Iwan menjelaskan, pendaftaran yang dibuka untuk umum di antarnya Pemilihan Bupati Anambas, Pemilihan Bupati Natuna dan Pemilihan Bupati Bintan.

“Khusus internal artinya. Kita akan majukan kader kita yang sudah mempuni,” jelas Iwan.

Walapun belum memberikan secara rinci siapa saja kader yang akan dimajukan dalam Pilkada 2020 mendatang, Iwan hanya menyebutkan, untuk Pilgub Kepri, Nasdem Kepri sudah merekomendasikan Muhammad Rudi, Wali Kota Batam.

“Opsi pertama kita Pak Rudi. Namun bila nantinya melihat ada dari pihak luar, bisa saja. Namun saat ini masih Pak Rudi,” tegas Iwan.

Balon Bupati bisa mendaftar di masing-masing DPD Nasdem. PDIP diperkirakan akan mengusung Soerya Respationo sebagai calon gubernur. Meski ada Isdianto saat mendaftar ke PDIP, namun Isdianto juga mendaftar sebagai calon wakil gubernur.

Sosok Soerya Respationo terus mendapatkan berbagai dukungan dari beberapa pihak jelang Pemillihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang. Terbaru, politisi PDI Perjuangan ini pun turut mendapatkan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dukungan ini diberikan secara resmi dengan ditandai penyerahan “Surat Rekomendasi Dukungan Bakal Calon Gubernur Kepri periode 2020-2025” yang ditandatangani secara langsung oleh Ketua Tanfidz DPW Kepri PKB, Drs Abdul Basyid Has, dan Sekretaris Tanfidz Rocky MB.

“Setelah melihat perkembangan dan dinamika politik di Provinsi Kepri serta hasil komunikasi dengan bakal Calon Gubernur Kepri, untuk itu DPW PKB Kepri telah melakukan kajian dan rapat pengurus untuk memutuskan bakal calon yang paling memenuhi persyaratan. Oleh karena itu, DPW PKB Provinsi Kepri menyatakan dukungan untuk bakal calon Gubernur Kepri kepada Dr HM Soerya Respationo SH MH,” tulis pengurus dalam surat dukungan.

Diketahui, Rabu (9/10/2019) pagi, rombongan dari PKB Kepri pun menyerahkan langsung surat dukungan kepada Soerya Respationo di kediamannya di Perumahan Duta Mas, Batam Center, Kota Batam.

Ketua Tanfidz DPW Kepri PKB, Drs Abdul Basyid Has, di sela-sela penyerahan dukungan mengatakan pemberian dukungan ini sengaja dilakukan setelah melihat dan menimbang kepada sosok Soerya Respationo yang juga merupakan tokoh dan calon yang tepat untuk Provinsi Kepri ke depannya.

“PKB melihat selama kami berteman dan bergaul, Soerya Respationo merupakan sosok yang memiliki komitmen dan sangat memerhatikan masyarakat. Dan dia merupakan sosok pemimpin yang disukai oleh rakyat,” jelasnya. [tribun]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *