DPP

Golkar Masih Membuka Kesempatan Andai PAN Mau Bergabung

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam acara temu penggiat media sosial di DPD Golkar DKI Jakarta beberapa waktu lalu.(photo/Kabargolkar.com)

Kabargolkar.com, Jakarta – Dalam tiga pekan terakhir, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Joko Widodo (Jokowi) sudah dua kali ketahuan menggelar pertemuan eksklusif. Mengaku tak iri, Golkar menilai pertemuan itu justru memperkuat sinyal PAN merapat ke koalisi Jokowi.

“Jadi bagi kami, soal pertemuan Pak Jokowi dan Pak Zul justru semakin memperkuat kemungkinan dukungan PAN ke Pak Jokowi,” kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).

Ace mengatakan koalisi Jokowi masih membuka kesempatan andai PAN mau bergabung. Namun hal itu tentu melalui pembahasan antara Jokowi dan ketum parpol koalisi.

“Pada prinsipnya, parpol koalisi Pak Jokowi masih terbuka untuk menerima partai lain, termasuk PAN,” sebutnya.

“Soal apakah bergabungnya seperti apa, tentu akan dibicarakan antara Pak Presiden Jokowi dengan ketua umum partai politik,” imbuh Ace.

Zulkifli diketahui sempat bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, pada 24 Juli 2018. Pertemuan itu dilakukan sehari setelah Jokowi menerima 6 ketum parpol koalisi di Istana Bogor.

Pertemuan kedua antara Zulkilfi dan Jokowi digelar pada Selasa (7/8) kemarin. Pertemuan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta.

Jokowi sendiri mempersilakan publik menantikan dinamika lebih lanjut untuk memastikan soal PAN, menyusul pertemuannya dengan Zulkilfi Hasan.

“Iya, nanti dilihat,” jawab Jokowi kepada wartawan setelah menghadiri Peresmian Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI Kabupaten Bogor di gedung Tegar Beriman, Cibinong.[DTK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *