KABAR DPD

Golkar NTT Jagokan Enam Kader Terbaik di Pilkada Tiga Kabupaten

Anggota Tim Pilkada Daratan Flores DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Maximilianus Adipati Pari. (foto: ist/indonesiakoran)

kabargokar.comKUPANG – Sembilan kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020. Ke-9 kabupaten tersebut masing-masing adalah Manggarai Barat, Ngada, Manggarai, Sabu Raijua, Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Sumba Timur, dan Sumba Barat.

Dari sembilan kabupaten tersebut, tiga di antaranya ada di daratan Flores, yakni Manggarai Barat, Ngada, dan Manggarai. Untuk Pilkada Serentak di tiga kabupaten ini, DPD Partai Golkar Provinsi NTT menjagokan enam kader terbaiknya untuk tampil sebagai calon bupati atau wakil bupati.

Keenam nama tersebut merupakan hasil penggodokan dalam rapat kerja daerah (Rakerda) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, 9 September lalu. Rakerda tersebut dihadiri Tim Pilkada Partai Golkar Provinsi NTT bersama DPD Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Ngada.

“Ada sejumlah rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakerda dimaksud. Di antaranya untuk Pilkada Ngada, pleno menetapkan calon tunggal untuk maju menjadi bakal calon bupati yaitu Andreas Paru,” jelas anggota Tim Pilkada Daratan Flores DPD Partai Golkar Provinsi NTT Maximilianus Adipati Pari, kepada wartawan di Kupang, Jumat (12/9/2019).

Di DPRD Kabupaten Ngada, kata dia, Partai Golkar memiliki tiga kursi. Masih dibutuhkan minimal dua kursi lagi untuk memenuhi syarat pengusungan pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Ngada 2020.

“Proses untuk bakal calon wakil bupati belum ditetapkan, karena masih harus dikomunikasikan dengan pihak lain. Bakal calon wakil bupati bisa dari kalangan birokrasi, partai politik atau kalangan profesional,” ujar Adipati Pari.

Adapun untuk Pilkada Manggarai, salah satu kader yang direkomendasikan untuk bertarung adalah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Manggarai, Simprosa Gandut. Selain itu, kader lain yang juga digadang-gadang adalah Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Manggarai, Yoakim Jehati.

“Khusus untuk Ketua Partai Golkar Manggarai, ada tiga opsi yang direkomendasikan yaitu mendorong Simprosa Gandut maju sebagai bakal calon bupati, membangun komunikasi dengan Bupati Kamilus Deno dan membangun komunikasi dengan Wakil Bupati Manggarai sekarang karena beliau dikabarkan akan maju sebagai bakal calon bupati,” beber Adipati Pari.

Khusus untuk Pilkada Manggarai Barat, ada tiga kader yang direkomendasikan. Ketiganya adalah Mateus Hamsi (Ketua DPD Partai Golkar Manggarai Barat), Blasius Jeramu (anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat) dan Maximilianus Adipati Pari (anggota DPRD NTT).

Dengan memiliki tiga kursi di DPRD Kabupaten Manggarai Barat, demikian Adipati Pari, Partai Golkar harus berkoalisi dengan partai politik lain untuk menggenapi syarat minimal enam kursi.

Anggota DPRD Provinsi NTT dua periode ini menambahkan, keenam kader yang direkomendasikan itu diminta untuk membangun komunikasi politik dengan partai politik lain, melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah, dan melakukan sosialisasi secara luas.

“Saat ini partai sedang melakukan survei bakal calon bupati dan wakil bupati, guna menentukan figur yang tepat untuk diusung pada Pilkada Serentak 2020 mendatang,” pungkas Adipati Pari. (indonesiakoran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *