DPP

Golkar sebut Prabowo Jangan Asal Tuduh, Harus Ada Dasarnya

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono

kabargolkar – Pernyataan bakal Capres Prabowo Subianto terkait utang Indonesia setiap harinya bertambah Rp1 triliun dinilai tidak berdasarkan data yang akurat. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono menegaskan pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra itu keliru karena memang tidak berdasar.

“Kalau menurut saya keliru. Jangan main tuduh saja begitu kalau enggak ada dasarnya,” kata Agung saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (4/9).

Mestinya menurut Agung, sebelum mengeluarkan pernyataan terkait utang negara, baiknya mantan Danjen Kopassus itu merujuk pada data-data yang valid. Sebab diyakininya pemerintahan Joko Widodo tak akan berutang sebanyak itu.

Terlebih UU APBN 2017 dan UU Keuangan Negara membatasi bahwa defisit anggaran tidak boleh lebih dari 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Itu mesti dicek lagi, saya sendiri enggak begitu paham mengenai utang tapi ada ketentuannya ada batasan batasannya, ada PDB dan sekian persen yang diizinkan oleh undang-undang. Kalau tidak salah tidak boleh melebihi 3 persen, dari APBN,” pungkasnya.{sumber}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *