KABAR NASIONAL

Golkar Siap Kerjasama Dengan Partai Komunis China, Ini Pendapat Akbar Tanjung

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung (net)

kabargolkar.com, JAKARTA –¬†Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung sangat keberatan atas tindakan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto melakukan kerjasama antar partai dengan partai Komunis China (ID CPC), Sabtu (21/9/2019) lalu.

Akbar menilai, apa yang dilakukan Airlangga sudah keluar dari ghiroh Partai Golkar saat pertama kali didirikan pada 20 Oktober 1964 lalu.

“Seyogyanya DPP partai Golkar tidak perlu harus melakukan kerja sama seperti seolah olah antara kedua partai itu ada kedekatan-kedekatan gitu loh, bahkan ada kedekatan, keharmonisan dan kesederajatan. Berdirinya Golkar tidak lain adalah dalam rangka membela dan mempertahankan pancasila, karena pada waktu itu, nuansa dari kekuatan partai komunis sudah mulai menguat gitu loh, jadi keberadaan Golkar itu juga dalam semangat anti komunis,” kata Akbar melansir dari SINDOnews, Minggu (29/9/2019).

Akbar menerangkan, saat dirinya menerima kabar tersebut ia merasa kaget seolah tidak memercayai hal tersebut. Karena Partai Golkar sendiri berideologi Pancasila dan sangat menjaga hal itu.

“Padahal kan dari sisi ideologi jelaskan, Partai Golkar itu ideologinya Pancasila, kelahiran Partai Golkar juga dalam rangka memertahankan, membela mengamankan Pancasila secara implisit, di situ jelas bahwa anti kepada komunis,” jelasnya.

Akbar melanjutkan, jika DPP Partai Golkar ingin menjalin kerja sama dengan partai dari luar negeri maka harus melihat ideologi partai yang dianut, sehingga tidak memberi kesan bahwa Golkar sedang bermesraan dengan partai-partai yang memiliki ideologi komunis.

“Nah sekarang untuk apa kita bekerja sama dengan kekuatan komunis China dan menggambarkan seolah olah kita ada kedekatan, kalau misalnya kita mengadakan semacam studi saja tentang partai partai di luar negeri ya, misalnya katakan LDP Partai Jepang atau Amno Malaysia itu ga apa apa, karena memang ideologinya mereka bukan ideologi komunis, tapi kalau partainya berideologi komunis masa kita membangun kedekatan itu aja yang saya tidak setuju, karena Golkar lahir kan dalam rangka membela dan memertahankan Pancasila dan juga dalam semangat antikomunis,” tandasnya.

Sebelumnya, Airlangga melakukan pertemuan dengan Kepala Polit Biro Hubungan Internasional Partai Komunis China (ID CPC) Song Tao. Dalam pertemuan itu, Airlangga didampingi Sekjen Golkar Lodewijk Freiderich, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily, serta Politikus Golkar Nurul Arifin. (soksinews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *