KABAR NASIONAL

Golkar Siap Mendukung Pemerintahan Dibawah Jokowi Membangun Stabilitas ASEAN

 

Golkar melihat pemerintahan Jokowi telah membawa Indonesia mengambil banyak langkah ke depan dan membuat kemajuan signifikan untuk keamanan pangan di kawasan ASEAN. (Photo/detiknews)

Kabargolkar.com, Jakarta – Partai Golkar menyatakan siap mengawal dan mendukung pemerintahan Joko Widodo dalam upayanya membangun strategi diplomasi secara politik dan ekonomi untuk menciptakan stabilitas di kawasan Asia Tenggara.

Partai Golkar juga meyakini Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara mampu memimpin terwujudnya ekosistem ekonomi yang stabil, damai dan sejahtera.

Jokowi sendiri telah bertolak ke Singapura untuk menghadiri acara The 33rd ASEAN Summit yang digelar di Suntec Singapore International Convention and Exhibition pada 11-15 November 2018.

“Golkar mengapresiasi diplomasi Indonesia dibawah pemerintahan Jokowi untuk mewujudkan ASEAN yang tangguh dan inovatif,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (13/11).

Menurut Airlangga, ekosistem ekonomi yang damai, stabil dan sejahtera perlu dibina di kawasan Asia Tenggara, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Golkar melihat pemerintahan Jokowi telah membawa Indonesia mengambil banyak langkah ke depan dan membuat kemajuan signifikan untuk keamanan pangan di kawasan ASEAN,” ujarnya.

Di samping itu, menurutnya, Indonesia juga berperan penting dalam menjaga perdamaian, menjaga hubungan dan perbaikan sosial di ASEAN. Tidak ada konflik antara negara, meski memang masih ada konflik internal seperti halnya konflik Rohingya.

“Untuk itu berdialog harus menjadi budaya antar Negara-Negara Anggota ASEAN dan dengan negara-negara mitra ASEAN untuk mewujudkan ASEAN yang tangguh dan inovatif,” tegasnya.

Selain Presiden Joko Widodo, pimpinan negara mitra ASEAN juga dijadwalkan akan hadir dalam konferensi tingkat tinggi regional ini, antara lain Presiden Chille Sebastian Pinera, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri China Li Keqiang dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Sementara itu, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan selama di Singapura, Jokowi akan menghadiri KTT ke-33 ASEAN yang akan berlangsung pada 13-15 November 2018. Pada kesempatan itu, Indonesia akan mematangkan proses pengembangan kerja sama Indo-Pasifik.

“Selain itu, sebagai koordinator ASEAN-Rusia, Presiden Jokowi direncanakan menyampaikan statement ASEAN dalam pertemuan ASEAN-Rusia. Di bawah kordinasi Indonesia, kerja sama ASEAN-Rusia telah menjadi kemitraan strategis,” jelas Bey.

Di sela-sela pelaksanaan KTT ASEAN, Jokowi juga diagendakan untuk melakukan beberapa pertemuan bilateral. Setelah KTT ASEAN, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerja ke Port Moresby, Papua Nugini, untuk menghadiri KTT ke-26 APEC pada 17-18 November 2018.

sumber: merdeka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *