Kabar Parlemen

Golkar Siap Suarakan Aspirasi Guru di Parlemen

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Komisi XI, Puteri Komaruddin, Wakil Sekjen FSGI, Satriwan Salim dan Wakil Sekjen PB PGRI, Jejen Musfah dalam diskusi terbuka bertema “Mengorkestrasi Pendidikan Dengan SDM Masa Depan” di Bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (27/11). (GATRA/Muhammad Guruh Nuary/re1) 

kabargolkar.com, JAKARTA – Partai Golkar siap menyerap aspirasi tenaga pengajar sebagai bagian untuk menyampaikan pendapat dari para guru dalam rangkaian acara Musyawarah Nasional (Munas) pada Desember mendatang.

Acara tersebut digelar dalam diskusi terbuka bertema “Mengorkestrasi Pendidikan Dengan SDM Masa Depan” di Bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (27/11). Hadir sebagai perwakilan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Komisi XI, Puteri Komaruddin dan Komisi X, Adrian J Paruntu.

Keduanya mendengar masukan dari sejumlah praktisi pendidikan, di antaranya Wakil Sekjen PB PGRI, Jejen Musfah dan Wakil Sekjen FSGI, Satriwan Salim.

“Jadi problematika pendidikan kita masih sama, bahwa kesejahteraan tenaga pengajar belum sepenuhnya terpenuhi. Terlebih yang honorer, dapat honor yang honornya horor. Setengah dari guru yang ada di Indonesia honorer, coba bayangkan itu?” kata Satriwan.

Senada dengan Satriwan. Jejen berpendapat, ketidakmerataan kesejahteraan guru berdampak pada kualitas pendidikan. Faktor lainnya, pemerintah perlu memperhatikan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai tempat pelatihan para guru.

“LPTK perlu juga diperhatikan. Dalam beberapa kasus, ada LPTK tidak sesuai standar yang seharusnya. Kemendikbud juga bilang, datanya ada setengah dari LPTK tidak sesuai. Bahkan, berdiri ditempat yang tidak seharusnya seperti ruko,” ucap Jejen.

Mendapat masukan seperti itu, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Komisi XI, Puteri Komaruddin mengapresiasi hal tersebut. Ia berjanji akan menyerap aspirasi tersebut dan rencananya dibawa ke komisi X serta akan didorong ke Munas partai Golkar.

“Jadi masukan ini baik bagi partai dan akan menjadi masukan bagi Munas. Terlebih, kita punya Wakil Ketua Komisi X, Ibu Hetifah yang membidangi pendidikan,” ucap Puteri. (gatra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *