DPP KABAR KADER KABAR PILPRES

Golkar Siapkan 27 Kader Terbaik Untuk Menangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jawa Timur

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak (sebelah kiri). Foto Tri Wahyudi

kabargolkar – Partai Golkar setidaknya akan mengerahkan 27 kader terbaiknya bertempur memenangkan capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (Jokowi-KH Ma’ruf) di Jawa Timur. Kader partai bergambar pohon beringin itu akan masuk ke dalam tim sukses (timses) pemenangan Joko Widodo-KH Ma’ruf di wilayah Jawa Timur.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak. Ia akan melaporkan nama-nama kader tersebut kepada jajaran DPP Golkar.

”Parpol koalisi telah melakukan pertemuan dalam rangka menyiapkan pembentukan Tim Pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Parpol koalisi hadir, baik dari parlemen maupun nonparlemen,” kata Sahat kepada Surya.co.id, Rabu (5/9/2018).

Semua parpol bersepakat, bahwa kader parpol yang dimasukkan didasarkan pada perolehan suara di pemilu. Adapun parpol koalisi itu membatasi jumlah timses sekitar 150 orang. Misalnya, PKB yang memperoleh suara 25 persen di DPRD Jawa Timur bisa memasukkan kadernya ke timses. Adapun jumlah kader PKB yang masuk timses sekitar 30-an kader.

Di susul PDI Perjuangan dengan 24 persen. Golkar mendapat 18 persen perolehan suara. Artinya, Golkar kira-kira akan mendapatkan jatah 27 kader terbaiknya masuk timses Jokowi-KH Ma’ruf Amin. ”Nantinya, kami masih akan mengonsultasikan kepada calon presiden. Sebab, tim di daerah sedikit banyak juga mempertimbangkan tim di pusat,” imbuh Sahat.

”Pun juga di Partai Golkar, kami akan kami konsultasikan kepada ketua umum Golkar,” imbuh pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Jawa Timur ini.

Adapun susunan pengurus Golkar yang dimasukkan meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara yang jadi leading sector. ”Untuk pengurus harian, sesuai kesepakatan antarparpol, akan menjadi leading sector,” katanya. Selain itu, pihaknya juga akan memasukkan dari unsur Bidang Pemenangan Pemilu, hingga Kaderisasi. ”Termasuk, juga tokoh Golkar yang sedang tidak menjadi caleg. Sebab, kalau jadi caleg, kami kawatir tidak bisa maksimal di tim pencapresan,” kata Sahat.{sumber}

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *