KABAR PILEG

Golkar Targetkan Jadi Pimpinan DPRD Tiap Kabupaten/Kota

kabargolkar.com, MEDAN – Ketua Steering Committee (SC) Golkar Sumut Rapimda III dan Rakornis Bappilu Golkar Sumut Rolel Harahap mengemukakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) III dan Rapat Kordinasi (Rakornis) Badan Pengendalian dan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Sumut menghasilkan sejumlah target politik di Pemilu 2019.

Target tersebut mengenai perolehan kursi legislatif meningkat di tiap tingkatan. Rolel mengatakan, target yang diputuskan pada Rapimda III dan Rakornis Bappilu Golkar Sumut dia ntaranya ialah pengurus Golkar di berbagai daerah harus melakukan konsolidasi secara massif di tingkat daerah sampai pada tingkat ranting atau Desa.

“Selain itu akan ada 7 orang dari Kelompok Karya Kader (Pokkar) Golkar yang akan bertugas di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya, Rabu (13/12/2018).

Tujuannya ialah untuk memastikan bahwa arus suara Golkar berjalan dengan baik.

Selain itu, menurut Rolel, Golkar Sumut telah menaikkan berbagai target peroleh kursi di legislatif, seperti untuk DPR RI Golkar menargetkan 6 kursi dari yang sebelumnya 4 kursi. Untuk DPRD Sumut minimal 18 kursi dari yang sebelumnya 17 kursi atau setara dengan mempertahankan kursi pimpinan DPRD Sumut.

Sementara untuk tingkat DPRD kabupaten dan kota, Rolel menyebutkan Golkar akan menargetkan sebanyak 283 kursi dari yang sebelumnya 182 kursi. Paling tidak Golkar menjadi unsur pimpinan DPRD di tiap Kab/kota.

Rolel mengatakan, untuk mencapaikan target tersebut, Golkar menargetkan 1,2 juta suara dan hal itu harus linear juga untuk memenangkan Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Memang 1,2 juta itu belum bisa menang. Namun kalau dari Golkar saja sudah 1,2 juta suara, tentu dari partai lain kan juga menyumbangkan suara untuk Jokowi,” katanya.

Saat ditanya soal tidak semua daerah menjadi lumbung suaranya Jokowi, Rolel menilai bahwa mapping soal itu adalah urusannya Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi – Ma’ruf Amin.

“Persoalan itu memang ada muncul, namun tidak begitu banyak. Dan hal itu akan disampaikan ke TKD untuk dibahas di Rapat Pimpinan,” ujarnya.

Selain itu Golkar juga sudah menyiapkan saksi untuk Pemilu, masing masing TPS akan diisi 2 saksi dari Golkar. Saksi-saksi tersebut, ujar Rolel akan dilatih oleh tim dari Golkar dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga memberi masukan dan materi keoada para saksi agar kompetensi mereka ada dalam menjalankan tugas nanti.

Rolel menuturkan, pada acara tersebut lara peserta juga meminta kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar untuk mempertahankan dan melanjutkan masa periodenisasi Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua Golkar Sumut sampai tahun 2020.

Menurutnya, hal itu adalah spontanitas dari peserta Rapimda dan Rakornis untuk mempertahankan Doli sebagai Ketua Golkar Sumut sampai habis masa periode.

“Kader Golkar Sumut sudah sangat nyaman dengan kepemimpinan Doli, dan hal itu terasa sampai ke bawah. Hal hal yang baik itu harus dipertahankan untuk semakin menguatkan Golkar di Sumut,” katanya. (tribun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *