KABAR DPD KABAR GOLKAR KABAR PILEG

Gubernur Tidak Berpihak ke Golkar, Begini Sikap Deng Ical

Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI atau Deng Ical. [foto: gosulsel]

kabargolkar.com, MAKASSAR – Golkar Sulsel harus bekerja keras pasca di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, beringin rindang ini diperhadapakan dengan tantangan baru karena pertama kalinya Gubernur Sulsel tidak berpihak ke Golkar.

Dari tahun ke tahun, Gubernur Sulsel merupakan kader Golkar. Pada Pemilu tahun 2018, Gubernur Sulsel aktif Nurdin Abdullah merupakan lawan Golkar pada Pemilu Juli lalu, bukan tidak mungkin kompetisi Pilgub akan merembet hingga Pileg tahun depan.

Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Sulsel, Syamsu Rizal MI tidak menepis bahwa kondisi itu adalah sebuah tantangan. Hanya saja, dengan tegas dia mengatakan bahwa tantangan bagi Golkar akan dijadikan peluang.

“Tantangan dijadikan peluang. Momentum strategis ini akan menghidupkan mesin partai. Selama ini memang jarang dihidupkan maksimal. Dulu-dulu dua atau tiga mesin menyala. Sekarang 4 mesin partai dihidupkan semua,” kata Deng Ical, sapaan akrabnya, Jumat (28/12/2018).

Wakil Wali Kota Makassar ini sesumbar bahwa selama ini, Golkar adalah partai yang memiliki mesin cukup kuat.

Dia juga yakin bahwa tantangan ini akan mejadi daya gedor untuk kader bekerja maksimal.

Bahkan, dia mengaku sangat optimis meningkatkan perolehan kursi Golkar di DPRD Sulsel yang saat ini mengontrol 17 kursi, minimal akan dipertahankan.

“(Gambaran langkah strategisnya) mesin partai, karena Golkar paling kuat mesin partainya,” kata Deng Ical. [gosulsel]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *