KABAR DPD

Hadapi Pilbup Kediri: PDIP Gerak Cepat, Golkar Masih Menunggu

Ilustrasi: Pilbup Kediri (Foto: radarkediri.id)

kabargolkar.com, KEDIRI – Gerak cepat PDI Perjuangan (PDIP) yang menjaring bakal calon bupati (bacabup), ternyata, masih belum diikuti oleh partai politik (parpol) lain. Parpol-parpol tersebut memilih menunggu perkembangan terlebih dulu. Termasuk mempersiapkan penjaringan internal.

Salah satu parpol yang mempersiapkan penjaringan internal adalah Partai Golkar. Saat ini partai berlambang pohon beringin tersebut menunggu turunnya rekomendasi terkait penjaringan tersebut.

“Kami baru akan konsultasi ke DPD Partai Golkar terlebih dahulu,” kata Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Kediri Sigit Sosiawan.

Sampai saat ini Golkar mengaku belum melangkah terlalu jauh. Khususnya dalam persiapan menjelang pilbup yang akan berlangsung tahun depan. Sigit menegaskan bahwa di internal Golkar saat ini mereka masih dalam tahap konsultasi. Baik dengan dewan pengurus daerah (DPD) maupun dewan pengurus pusat (DPP).

Konsultasi itu, menurutnya, terkait dengan agenda beberapa pembahasan. Salah satunya adalah pembahasan tentang persiapan penjaringan calon bupati (cabup). Namun, itu khusus penjaringan di internal partai. Menurutnya, partainya ingin benar-benar mempertimbangkan calon yang akan dibawa untuk mengikuti pemilihan bupati tahun depan.

Sayangnya, Sigit belum bisa memastikan kapan waktu penjaringan internal tersebut. Selain masih dalam tahap konsultasi dengan DPD Partai Golkar Jatim, pihaknya saat ini juga masih menunggu rekomendasi.

“Kami belum membuka penjaringan sebelum ada instruksi dari DPP dan DPD provinsi. Jadi belum turun rekomnya,” aku Sigit.

Bagaimana dengan kemungkinan berkoalisi? Sigit menegaskan bahwa hingga saat ini internal partainya juga belum ada pembahasan terkait koalisi tersebut. Meskipun nanti jelas partainya akan melakukannya. Sebab, mereka tak bisa memberangkatkan calon sendiri.

Namun yang jelas, dalam beberapa hari terakhir, Sigit mengaku sudah ada beberapa orang yang menanyakan penjaringan di kubu partai kuning ini. Hanya saja, ia tak bisa banyak berkomentar. “Ada beberapa yang sudah tanya. Tapi belum bisa saya jawab. Saya mohon mereka untuk menunggu dahulu,” paparnya.

Sementara, dari Partai Nasdem, parpol ini mengaku sudah mengantongi calon. Setidaknya, menurut Ketua DPD Partai Nasdem Lutfi Mahmudiono, telah ada beberapa nama yang masuk ke partainya. Namun, siapa saja orangnya dia tak bisa menyebutkan untuk saat ini. Yang jelas, menurutnya, sudah banyak yang ingin mendaftar sebagai calon bupati melalui partai warna biru tersebut.

“Ini masih kami tampung. Sebenarnya sudah banyak yang tanya,” jelas Lutfi.

Ia menegaskan, pemilihan nama-nama yang bakal menjadi calon dari partainya harus sesuai harapan partainya. “Insya Allah mereka yang terbaik. Dan khususnya yang bisa mengubah Kediri menjadi yang lebih baik lagi,” tegasnya.

Disinggung terkait koalisi dengan partai mana saja, Lutfi menegaskan bahwa sikap partainya masih dinamis. Termasuk berdiskusi antarpartai yang memiliki satu visi dan misi yang sama.

Untuk diketahui, dalam persiapan Pilkada 2020 Kabupaten Kediri, saat ini hanya PDIP yang telah melaksanakan penjaringan. Proses penjaringannya sudah sampai tahap penentuan rekomendasi dari DPP. Sementara partai lain masih sebatas wacana terkait calon dan koalisi. (jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *