KABAR DPD

Hadapi Pilkada 2020, Golkar Dapat Mengusung Tunggal di 8 Daerah Sulsel

ilustrasi (net)

kabargolkar.com, MAKASSAR РPartai Golongan Karya (Golkar) mampu menjadi pengusung tunggal tanpa koalisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di beberapa kabupaten/kota di Sulsel. Hal ini karena partai berlambang beringing ini memiliki 20% dari jumlah total kursi di DPRD.

Diketahui, 12 kabupaten/kota yang bakal menyelenggarakan Pilkada 2020 yakni Selayar, Bulukumba, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Soppeng.

“Ada beberapa (bisa mengusung sendiri) seperti Luwu Utara, Luwu Timur, Selayar, Soppeng, Pangkep, dan Tana Toraja,” ungkap juru bicara DPD I Golkar Sulsel, Risman Pasigai kepada SINDOnews, Kamis (13/6/2019).

Selain enam daerah tadi, Golkar juga bisa jadi pengusung tunggal di Maros dan kabupaten Barru.

Secara rinci pada daerah itu, Golkar meraih 10 kursi di Selayar, tujuh kursi di Maros, delapan kursi di Pangkep, tujuh kursi di Tana Toraja, delapan kursi di Luwu Utara, tujuh kursi di Luwu Timur, 12 kursi di Soppeng, dan Barru lima kursi. Sementara di daerah lain, Golkar harus berkoalisi.

Jika tak ada perubahan, syarat untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada, adalah 20% dari total jumlah kursi di DPRD. Masing-masing daerah, memiliki jumlah kursi DPRD berbeda karena beberapa indikator, salah satunya jumlah penduduk.

Di Selayar syarat mengusung pasangan calon di Pilkada minimal lima kursi (total 25 kursi DPRD), di Maros minimal tujuh kursi (total 35 kursi DPRD), Pangkep minimal tujuh kursi (total 35 kursi DPRD), Barru minimal lima kursi (total 25 kursi DPRD), Soppeng minimal enam kursi (total 30 kursi DPRD), Tana Toraja minimal enam kursi (total 30 kursi DPRD), Luwu Utara minimal tujuh kursi (total 35 kursi DPRD), dan Luwu Timur minimal enam kursi (total 30 kursi DPRD).

Ketua Bappilu DPD Golkar Sulsel, Kadir Halid menyebut, bahwa saat ini pihaknya tengah menginventarisir siapa saja kader yang punya peluang diusung pada wilayah-wilayah yang berpilkada. Khususnya pada delapan daerah tersebut.

“Belum kita bicarakan, tapi lagi proses pendataan kader yang siap di 12 kabupaten/kota,” tukas Kadir di DPRD Sulsel. (sindo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *