KABAR NASIONAL Kabar Parlemen Kabar Pemilu

Imbau Etika Berkompetisi, Ini Pesan Bamsoet Sambut Pilpres 2019

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengimbau agar Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk tetap mengedepankan etika berkompetisi yang sehat dan bermartabat. [foto: istimewa]

kabargolkar.com, JAKARTA – Elit politik wajib memberi gambaran kepada masyarakat tentang perilaku persaingan politik yang bermartabat.

Terkait hal tersebut, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengimbau agar Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk tetap mengedepankan etika berkompetisi yang sehat dan bermartabat.

Gambaran mengenai kompetisi yang sehat dan bermartabat sangat diperlukan karena budaya berdemokrasi Indonesia masih menjalani proses pendewasaan.

“Masyarakat butuh pencerahan dan pembelajaran tentang persaingan politik yang sehat dan bermartabat itu. Pencerahan dan contoh pembelajaran itu tentu saja sangat diharapkan dari aktor-aktor politik yang langsung maupun tak langsung terlibat dalam persaingan politik itu,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya, dalam rilisnya kepada Parlementaria, Selasa (29/1).

Bamsoet menyampaikan, panggung kompetisi Pemilihan Presiden (Pilpres) menyedot perhatian dan energi berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi milenial.

Menuju Pilpres pada 17 April 2019, ruang publik telah dijejali dengan begitu banyak pernyataan, sejumlah kasus dan perilaku yang sama sekali tidak etis, karena ketidakmampuan untuk berkompetisi dengan sehat dan bermartabat.

“Ada upaya sistematis menunggangi keawaman publik tentang pilihan politik dengan membangun sentimen yang sangat tidak relevan dengan hakikat politik itu sendiri. Ada juga upaya merusak akal sehat publik dengan menyebarluaskan berita bohong (hoaks), kritik atau kecaman yang tidak berlandaskan data resmi, hingga penghinaan kepada simbol negara,” tandas legislator dapil Jawa Tengah VII itu.

Ia meminta agar para calon tersebut tidak terperangkap dalam model persaingan yang tidak bermartabat itu. Begitu juga dengan para elit politik.

“Semua kritik yang proporsional memang wajib direspon untuk memperjelas duduk permasalahan setiap persoalan. Namun, jika sekadar nyinyir, hendaknya tidak saling merespon agar ruang publik tidak gaduh,” ujar Politisi Partai Golkar itu.

Mengingat pelaksanaan kampanye Pilpres akan semakin intensif sepanjang dua bulan ke depan, Bamsoet berharap kedua kubu selalu mengedepankan perilaku persaingan politik yang sehat dan bermartabat.

“Harap diingat bahwa berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi milenial, selalu menyimak dengan seksama strategi masing-masing kubu dalam upaya meraih kemenangan. Dalam konteks itu, elit politik masa kini wajib memberi contoh yang baik kepada generasi milenial,” pungkasnya. [Tribunnews]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *