OPINI

Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045

oleh Tonny Saritua Purba
Fungsionaris Partai Golkar, Alumni IPB, Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia

Sejarah peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) berawal dari Konferensi Food and Agriculture Organization (FAO) ke-20, pada bulan Nopember 1976 di Roma. Pada konferesi FAO tersebut Dr. Pal Romany (Menteri Pertanian dan Pangan Hongaria) memiliki peran penting dalam mengusulkan ide serta gagasan perayaan Hari Pangan Sedunia. Resolusi ini kemudian disetujui oleh 147 negara anggota FAO termasuk Indonesia, yang memutuskan bahwa mulai tahun 1981 semua negara anggota FAO akan memperingati setiap tanggal 16 Oktober sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS).

Hari Pangan Sedunia atau Word Food Day tahun 2019 mengangkat tema “Teknologi Industri Pertanian dan Pangan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045″. Di Indonesia, pelaksanaan Hari Pangan Sedunia akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Pada tahun 2018, peringatan Hari Pangan Sedunia digelar di Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Saat itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pemerintah bertekad menjadikan lahan rawa sebagai tempat untuk merealisasikan ketersediaan pangan di masa depan, menyusul meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk dan menyusutnya lahan pertanian.

Potensi lahan rawa di Indonesia cukup besar, dari data Kementan terlihat luas lahan rawa di Indonesia diperkirakan mencapai 34 juta hektare yang terdiri dari sekitar 20 juta hektare lahan rawa pasang surut dan lebih dari 13 juta hektare lahan rawa lebak. Lahan ini tersebar rersebar di 18 provinsi, atau 300 kabupaten/kota. Dari 34 juta lahan rawa, ada sekitar 9 juta hektare diantaranya bisa dikembangkan untuk pertanian. Potensi ini lebih luas dibandingkan lahan sawah irigasi yang hanya seluas 8 juta hektare.

Pemerintah memiliki tanggung jawab melalui Kementerian Pertanian untuk mewujudkan kemadirian pangan, salah satu yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah meningkatkan luas lahan pertanian dengan beberapa cara seperti mempertahankan luas sawah yang sudah ada, membuka sawah baru, mengoptimalkan hasil panen di lahan sawah dan mengubah lahan rawa menjadi lahan sawah.

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) setiap tanggal 16 Oktober adalah sebuah momentum yang mengingatkan dunia bahwa kekuatan setiap negara ditentukan oleh kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat secara berkelanjutan. Momen Hari Pangan Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian akan pentingnya penanganan masalah pangan baik di tingkat nasional, regional maupun global secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *