KABAR DPD KABAR KADER

Ini Tanggapan Politisi Golkar tentang Rencana Gratiskan Tol Suramadu

Wakil ketua DPD Golkar Jatim Harun Al – Rasyid. foto: istimewa

kabargolkar – Tokoh Madura yang juga politisi Partai Golkar, Harun Al – Rasyid mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang akan menggratiskan tol Jembatan Suramadu. Menurut Harun, hal itu merupakan keinginan masyarakat Madura selama ini. Ia bercerita bahwa ia menjadi salah satu tokoh di Madura yang menandatangani permohonan kepada Presiden Jokowi untuk menggratiskan Tol Suramadu.

Kala itu, pihaknya berharap kepada pemerintah Jokowi melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang juga menjadi steering committee di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya – Madura (BPWS). Iya menjelaskan beberapa alasan mengapa Jembatan Suramadu harus digratiskan. Pertama, Jembatan Suramadu dibuat bukan sekadar untuk menghilangkan kendala aksestabilitas antara Surabaya dan Madura.

“Jembatan Suramadu dibuat untuk menghilangkan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, menumbuhkan ekonomi, sekaligus menjadi pengungkit Indonesia bagian timur,” kata Harun kepada Surya.co.id (Tribunnews Network), Selasa (23/10/2018).

Namun menurutnya, setelah beroperasi sejak 2009, jembatan Suramadu kurang berdampak besar terhadap perekonomian di Madura. “Sehingga, kami berkirim surat ke presiden. Akhirnya, pemerintah pada saat itu sepakat untuk gratiskan Jembatan Suramadu secara bertahap,” katanya.

Selain itu, Jembatan Suramadu ternyata juga belum dapat mengangkat kelas masyarakat Madura selama ini mengingat Madura masih menjadi salah satu wilayah penyumbang masyarakat miskin di Jawa Timur. “Kami sempat bertanya-tanya sebenarnya apa sih manfaat dari adanya Suramadu ini? Jembatan yang seharusnya menjadi stimulus bagi Madura, mengapa biaya perawatannya dibebankan ke masyarakat Madura?,” keluhnya.

Padahal, Madura kaya akan sumber daya alam dan menjadi penyumbang sumber daya di Indonesia, sebut saja tembakau, garam, hingga migas di Indonesia. “Triliunan hasilnya itu,” katanya.

Oleh karenanya, Harun yang juga wakil ketua DPD Golkar Jatim ini pun menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Presiden Jokowi apabila Tol Suramadu digratiskan. “Itu kebijakan yang tepat dan sangat menggembirakan rakyat Madura,” tegas Harun.

“Kami rakyat Madura sangat berterimakasih kepada Pak Jokowi. Pak Jokowi sangat paham dan mengerti bahwa jembatan Suramadu dibangun untuk menyejahterakan rakyat Madura,” tegasnya.

Calon legislatif Partai Golkar dari Dapil Jatim 14 (Madura) ini pun membantah bahwa keputusan tersebut bersifat politis karena dikeluarkan jelang pemilu. “Kami, rakyat Madura, tak melihat hal itu,” tegas Harun.

Menurutnya keputusan itu bukan merupakan keinginan pemerintah, namun karena usulan masyarakat. “Ini keinginan rakyat Madura! Kami siap untuk menghadapi siapapun yang menilai bahwa keputusan ini dinilai sebagai keputusan politik jelang Pemilu!,” tegasnya.

“Kami telah memperjuangkan hal ini sejak lama. Sehingga, kalau ada yang menilai bahwa hal ini merupakan keputusan politis, kami siap untuk beradu argumen!,” pungkasnya.{tribunnews}

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *