KABAR GOLKAR

Ketua DPD Partai Golkar Jateng Optimis Target 19 Kursi Bisa Tercapai

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Wisnu Suhardono. foto: antara

kabargolkar – Permasalahan yang terus menimpa kader Partai Golkar yang diduga terlibat kasus korupsi, diharapkan jangan sampai berpengaruh terhadap kader partai yang berada didaerah. Kader Golkar harus tetap solid dan militan meskipun kasus itu, sebenarnya sangat tidak menguntungkan bagi para kader yang berada di daerah. Apalagi masalah hukum itu menjelang pelaksanaan pemilu legislatif tahun 2019 mendatang.

”Masalah hukum yang dilakukan oleh para kader-kader DPP Partai Golkar, secara tidak langsung mengandung dampak isu kurang baik, sehingga kurang menguntungkan bagi kader yang berada di Provinsi Jawa Tengah,”ujar Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono dalam penyampaian pembekalan Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah di kantor DPD Golkar Jalan Kiai Saleh Searang, Rabu, (5/9/2018).

Menurut dia, meski para kader di pusat terkena kasus hukum yang diharapkan adalah jangan sampai ada dampaknya yang menjalar sampai ke berbagai daerah. Oleh karena itu, meminta para anggota DPRD Jateng untuk bekerja lebih keras lagi, supaya bisa memberikan citra yang lebih baik.

”Untuk memulihkan citra baik partai Golkar, meminta anggota DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten serta para caleg dari Partai Golkar, supaya meyakinkan dan menggalang sisa partai Golkar yang berada di daerah pilihannya,”pintanya.

Namun demikian, lanjutnya, untuk mengantisipasi dampak akibat efek dari kasus hukum tersebut, supaya tidak terjadi turbulensi partai harus tetap solid jangan sampai terpecah belah oleh hasutan orang lain.

”Tirulah seperti partai PDI-Perjuangan yang sampai sekarang tetap solid dan militan dan partai Nasdem yang sekarang ini dimotori oleh Pak Siswohusodo,”katanya.

Wisnu menambahkan, dalam pencalegan dalam pemilu 2019 yang bersamaan dengan pemilihan presiden dan DPD, menargetkan 19 kursi untuk di DPD Golkar Jawa Tengah. ”Dengan kerja keras, Insya Allah bisa tercapai,”tegasnya.

Menurutnya, kebesaran dan keberhasilan Partai dalam mendudukkan caleg di DPRD Jateng dan DPRD Kabupaten/kota, berada di tangan para caleg yang bersangkutan melalui berbagai strategi yang harus dilakukan. Namun semua itu tidak akan lepas dari adanya modalitas.

”Oleh karena itu, supaya strategi bisa dilaksanakan dengan baik dan terpenuhi adanya modalitas, akan diusahakan untuk bisa terpenuhi,”paparnya.

Modalitas tersebut, lanjutnya, tergantung sesuai dengan kondisi obyektif secara proporsional, sehingga nantinya tidak menjadi kerugian bersama. ”Jadi nanti ada yang dibantu untuk bisa terpenuhi harapan dari partai,”tuturnya. Terkait nomor urut caleg, tambah Wisnu, tidak melakukan pilih kasih bagi caleg yang maju di nomor teratas, hanya caleg ini supaya bisa angkat teman lain yang ada di daerah pilihannya.

”Untuk memenuhi 19 kursi yang menjadi target DPRD Jateng, buatlah peta siapa caleg yang berpotensi untuk melakukan koordinasi dengan pengurus struktural tingkat Kecamatan dan Desa serta caleg tingkat dua,”ujarnya.{sumber}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *