KABAR NASIONAL Kabar Parlemen

Ketua DPR Minta Pemerintah Pulihkan Harga Jagung

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (kabargolkar)

kabargolkar.com, JAKARTA – Harga jagung masih tinggi di beberapa daerah, seperti di Banten mencapai Rp6.100 per kg dan di Jawa Timur mencapai Rp5.700 per kg.

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencari penyebab naiknya harga jagung di beberapa daerah. Menurutnya pemerintah perlu meninjau pasar dalam rangka menjaga kestabilan harga pasaran jagung agar masyarakat tidak resah mengingat tingginya harga jagung dapat berimplikasi terhadap harga pakan ternak sehingga harga telur ayam dan daging ayam juga dapat menjadi tinggi di pasaran.

Harga jagung masih tinggi di beberapa daerah, seperti di Banten mencapai Rp6.100 per kg dan di Jawa Timur mencapai Rp5.700 per kg. Padahal pada Peraturan Menteri Perdagangan nomor 58 tahun 2018 ditetapkan harga jagung Rp4.000 per kg di tingkat pabrik.

Bambang Soesatyo yang akrab disebut Bamsoet juga mengingatkan Kementan, Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan instansi terkait harga jagung ini harus mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga ke depannya dapat diperoleh proyeksi terhadap persediaan jagung sehingga dapat dilakukan tindakan preventif dalam kenaikan harga jagung serta tidak membuat resah masyarakat.

Ia juga menambahkan jika Kementan dapat juga melakukan inovasi melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementan. Inovasi dilakukan terhadap campuran pakan ternak selain jagung, mengingat banyak hasil pertanian lain yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif solusi.

Kader Partai Golkar ini mendorong Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) bersama koperasi dan petani jagung supaya mencari jalan keluar terhadap tingginya harga jagung supaya ruang gerak spekulan dapat dipersempit. Menurut Bamsoet caranya adalah memanfaatkan lahan secara maksimal, menggunakan bibit unggul yang sudah terbukti kualitasnya, dan meningkatkan akses pupuk untuk tanaman jagung.

Terakhir, Bamsoet menyebutkan bahwa kepolisian bersama dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) harus melakukan perlindungan terhadap petani jagung, yaitu dengan menindak tegas para spekulan maupun pengepul jagung yang terbukti mengakibatkan harga jagung tinggi di pasaran. (tim liputan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *