KABAR NASIONAL

Khalid Zabidi Ajak Sesama Anak Bangsa Jaga Perdamaian Di Tahun Politik

Fungsionaris DPP Golkar, Khalid Zabidi

Kabargolkar.com, JAKARTA – Politisi muda Golkar, Khalid Zabidi menyatakan kekhawatiran video pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat syahadat oleh oknum Banser Garut dapat memancing keributan di antara sesama kaum muslimin, demikian pernyataan Khalid di Jakarta, Senin (22/10/2018).

“Video pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat syahadat yang biasa digunakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dikhawatirkan dapat memancing keributan diantara kalangan kaum muslimin di akar rumput,” demikian tegas fungsionaris DPP Golkar tersebut.

HTI sendiri merupakan ormas telah dibubarkan pemerintah. Namun Ketua Bidang Lembaga Pengembangan Wilayah GP Ansor 2011-2016 ini meminta pimpinan Banser di tingkat pusat dan daerah harus menindak tegas anggotanya dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sebagai mantan pengurus GP Ansor saya meminta kasus ini untuk ditindaklanjuti dan GP Ansor sebagai induk organisasi Banser harus melarang anggotanya untuk melakukan pembakaran serupa dimasa datang,” jelas dosen Universitas Paramadina ini.

Khalid Zabidi juga mengajak semua kalangan untuk bersikap lebih rendah hati, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi persaudaraan, baik sesama muslim maupun sesama anak bangsa yang berbeda keyakinan.

“Akhlak santri yang sedang kita peringati harinya, harusnya rendah hati, menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi persaudaraan,” demikian Khalid memberi pesan dalam rangka peringatan Hari Santri 22 Oktober 2018.

Khalid Zabidi meminta kepada seluruh Banser di mana pun mereka berada, harusnya mengamalkan ajaran agama Islam dengan penuh kedamaian.

“Persatuan dan kesatuan bangsa harus dikedepankan, jangan sebaliknya,” demikian Khalid menutup pernyataannya.[Tim Liputan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *