KABAR PILEG

Khawatirkan Kesehatan Lansia, Yulius Eko Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Caleg DPRD Kabupaten Blitar Yulius Eko Wahyono (baris depan baju hitam)

kabargolkar.com, BLITAR – Kesehatan masyarakat yang bekerja di sektor informal, kini menjadi perhatian yang serius bagi Yulius Eko Wahyono, Caleg DPRD Kab. Blitar dari Partai Golkar. Maka dari itu, Yulius Eko menggandeng BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Blitar untuk melakukan sosialisasi kepada warga Desa Pohgajih kecamatan Selorejo.

“Maksud saya menggandeng Pak Budiono (BPJS Ketenagakerjaan) ini supaya masyarakat yang bekerja di sektor informal terutama kalangan ibu-ibu yang usianya diatas 50 tahun mendapatkan perlindungan kerja. Karena menurut pengalaman saya orang-orang yang sudah berusia sekian itu sangat rentan sekali dengan kecelakaan kerja”. Jelas Yulius Eko.

Dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Blitar, Yulius Eko bersama-sama melakukan sosialisasi mengenai pentingnya mengasuransikan diri melalui BPJS. Karena menurutnya warga desa yang identik dengan pekerjaan kasar dengan upah rendah cenderung tidak peduli terhadap keselamatan diri.

“Orang-orang itu cenderung mengabaikan keselamatan dirinya sendiri. Yang saya takutkan itu kalau seumpama terjadi kecelakaan kerja, kan yang berat mereka sendiri karena tidak memiliki biaya. Nah kalau punya BPJS kan enak, paling tidak sudah meringankan beban keluarga jika terjadi apa-apa. Misalnya tapi jangan sampai terjadi, kalau ada kecelakaan dan meninggal, klaim BPJS per orang mencapai 24 juta. Nah ini kan setidaknya bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan untuk mengurus kematian dan sebagainya.” ujar Caleg nomor 02 Dapil 5 DPRD kabupaten Blitar tersebut.

Masyarakat pun menyambut dengan antusian terhadap program sosialisasi BPJS tersebut. Untuk meminimalisir biaya pembayaran bulanan, Yulius Eko mengaturnya dengan pembayaran secara berkelompok. Karena dengan pembayaran melalui kelompok, peserta BPJS akan membayar lebih murah daripada mandiri.

“Dengan berkelompok seperti jamaah yasin di desa Pohgajih ini misalnya, maka pembayarannya akan lebih murah, ibu-ibu jamaah yasin di Desa Pohgajih itu kemarin hanya membayar Rp. 10.000 perbulan. Kan sudah termasuk murah, maksud saya apalah arti uang Rp. 10.000 tiap bulan demi kesehatan daripada habis berjuta-juta karena tidak terdaftar di BPJS” tegas Yulius Eko

“Alhamdulillah, kini kelompok-kelompok yang ikut untuk mendaftar BPJS sudah mulai berjalan. Nanti kalau sudah berjalan semoga saya bisa menerapkan program sosialisasi ini ke desa-desa lainnya terutama di pinggiran yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Seperti di Doko yang di daerah perkebunan, desa Sukoanyar yang kemarin baru dibangun Wisata Alam Konyar Hill. Saya yakin dengan saya membawa BPJS ini akan banyak orang terutama ibu-ibu lansia yang mau untuk mendaftar dan sadar akan pentingnya keselamatan kerja” tandasnya. (kontributor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *