KABAR PILKADA

Khofifah Bakal Jadi Gubernur Jatim Wanita Pertama

Pasangan Calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dari hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei. Hasil ini disambut gembira para pendukungnya.

Dari survei yang dilakukan Saiful Mujani Reseach and Consulting (SMRC), pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak (Khofifah-Emil) unggul meraih 52,28 % suara. Sedangkan, pasangan Saifullah Yusuf -Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul-Puti)memperolah  47,72 % suara. Hitung cepat ini berdasarkan suara masuk: 99,75 %,  sampai dengan pukul: 16.00 WIB.

Begitu pula, berdasarkan survei  Lingkaran Survei Indonesia (LSI), pasangan Khofifah-Emil unggul meraih 54,33% suara. Pesaingnya, pasangan Gus Ipul-Puti mendapatkan 45,67% suara. Rekap data ini berdasarkan suara masuk 97,25 %, sampai dengan pukul 16.28 WIB.

Hasil survei lainnya, Charta Politika juga pasangan Khofifah-Emil menang dengan meraup 55,43% suara. Pasangan Gus Ipul-Puti memperoleh 44,57% suara. Sedangkan suara masuk 79,00%, sampai pukul 16.14 WIB.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia juga memenangkan pasangan Khofifah-Emil Dardak dengan 54,09 % suara. Rivalnya, pasangan Gus Ipul-Puti: 45,91% suara. Hitung cepat ini berdasarkan suara masuk 75,67 %, sampai dengan pukul 14.30 WIB.

Setelah menunggu 10 tahun, akhirnya Khofifah bakal menjadi Gubernur Jatim wanita pertama. Sebelumnya, Khofifah harus bersaing dengan Gubernur Soekarwo yang berpasangan dengan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebanyak dua kali pada Pilkada Jatim.

Pada Pilkada Jatim 2008 Khofifah berpasangan dengan Brigjen TNI Mudjiono dan pada 2013, Ketua Umum PP Muslimat NU itu berpasangan dengan mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Herman S Sumawiredja.

Meski unggul dari hasil quick count, namun tim pemenangan tak berpuas diri. Tim siap mengawal hingga perhitungan real count dari KPU.

Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil, Renville Antonio mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jatim. Termasuk seluruh partai pengusung yang telah mengerahkan tenaga. Partai pengusung tersebut meliputi Partai Demokrat,  Golkar, PPP, NasDem, Hanura, dan PAN .“Ini artinya masyarakat bisa memahami visi dan misi dan menilai paslon satu adalah yang terbaik,” ujar Renville, Rabu (27/6).

Politisi yang juga anggota DPRD Jatim tersebut pun berharap kemanangan quick count bertahan hingga keputusan KPU. “Hari ini (kemarin, Red) kami tetap khusus fom C KWK dan C1 KWK untuk kami data tahapan- tahapan dari seluruh Jatim,” jelasnya saat ditemui di kediaman Khofifah-Emil.

Di tempat yang sama, Plt Ketua Partai Golkar Jatim, Zainuddin Amali mengaku perjuangan selama berbulan-bulan mendapat hasil yang positif. Maka dari itu, pihaknya menyampaikan rasa syukur atas keunggulan ini.

“Kita mensyukuri hasil yang didapatkan dan ini adalah hasil kerja kita sekian lama, yang memang sudah kita prediksikan. Mudah mudahan ini akan yang ditetapkan KPU tidak berubah,” kata politisi yang akrab dipanggil ZA tersebut.

Sementara itu, ketua Relawan Progo Harun Arasyid berjanji pengawalan yang dilakukan terhadap Khofifah-Emil tidak hanya akan berhenti setelah selesai hari pencoblosan. Pihaknya berjanji bakal terus mengamankan hingga penghitungan resmi KPU. Bahkan sampai selesai dilantik, dirinya akan terus bergerak. “Jadi para relawan bukan hanya bergerak saat ini untuk antarkan Khofifah-emil menjadi gubernur dan wakil gubernur. Tapi juga ketika memimpin Jatim nanti,” kata Harun.

Ada dua hal yang terus diingatkan relawan Progo mendatang ketika telah menjabat, yakni masalah ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Tiga sektor ini dinilai sangat penting dalam membangun kesejahteraan di Jatim.

“Kita kawal janji-janjinya. Tentu yang paling penting bagi masyarakat Jatim adalah sehatkan dulu. Kemudian cerdaskan, dan perbaiki ekonominya. Ini kita syukuri. Walaupun (menang, Red) selisih banyak atau tipis kita syukuri,” tandas Harun.

Sumber : jawapos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *