OPINI

Koperasi Dalam Pandangan Saya


Oleh:  Ir.HM. Idris Laena, MH.*

 “Koperasi Dalam Pandangan Saya, Dalam Rangka Menyambut Hari Koperasi Indonesia”

 

epicentrum.id Koperasi di Indonesia, pada hakekatnya bukan hanya sebagai alat ekonomi, tetapi dalam sejarah, bahkan sebelum kemerdekaan, oleh para tokoh-tokoh bangsa pada saat itu digunakan sebagai alat perjuangan. HOS Cokroaminoto misalnya, ia menggerakkan masyarakat untuk berkoperasi untuk meredam monopoli ekonomi oleh Hindia Belanda pada saat itu.

Karenanya, sangat tepat ketika para pendiri bangsa kita dalam merumuskan Konstitusi yaitu UUD 45, menegaskan bahwa: ”Perekonomian Nasional disusun sebagai Usaha bersama berdasarkan Asas kekeluargaan” yang pada hakekatnya memberi ruang bagi Koperasi untuk berperan.

Sayangnya tidak adanya aturan yang lebih spesifik yang menjadi turunan dari undang-undang Dasar tersebut. Sehingga peran Koperasi semakin lama semakin terkikis. Banyak sektor usaha yang dimonopoli oleh perusahaan swasta yang menguasai usaha mulai dari hulu hingga hilir.

Seyogyanya perlu Undang-Undang yang mengatur tentang Sistem Perekonomian Nasional, yang mengatur fungsi dan Peran BUMN/BUMD, swasta nasional, para pelaku UKM non Koperasi Serta Para Pelaku Koperasi Sendiri.

Saat ini pemerintah mengurangi jumlah Koperasi dan meninjau perizinan koperasi yang tidak aktif. Sehingga secara kuantitatif semakin berkurang, tapi diharap secara kualitatif semakin baik.

Berdasarkan hal-hal diatas, maka sesungguhnya minat berkoperasi dapat ditumbuhkan kembali. Sehingga menjadikan ekonomi Indonesia berdasarkan asas Keadilan bagi Seluruh Rakyat indonesia.

Saat ini, Undang-Undang Koperasi sedang dibahas oleh DPR bersama Pemerintah. Dan oleh karenanya beberapa prinsip dasar yang perlu diatur adalah tentang tugas pokok dan fungsi koperasi, rencana induk perkoperasian Indonesia serta memperkuat tugas dan fungsi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta tentu saja memperkuat peran gerakan koperasi.

Dengan Undang-Undang ini, kita harapkan dapat melahirkan koperasi yang besar, seperti di Jepang, Selandia Baru serta negara-negara di Eropa yang dapat berintegrasi dengan teknologi digital.

Mudah-Mudahan dengan lahirnya Undang-Undang Koperasi ini, menjadi kado ulang tahun untuk koperasi. DIRGAHAYU KOPERASI INDONESIA.

Salam.


*Penulis adalah politisi Partai Golkar dan anggota DPR/MPR RI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *