KABAR GOLKAR KABAR NASIONAL KARYA KEKARYAAN

Kosgoro 1957 Bantu Rehabilitasi Rumah Ibadah di NTB

Kabar Golkar – Ketua Umum Kosgoro 1957 HM Agung Laksono menyerahkan bantuan bencana alam untuk tahap rekonstruksi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp280 juta. Bantuan tersebut akan disalurkan oleh Ketua Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Sari Yuliati.

“Bantuan ini untuk pembangunan, renovasi rumah ibadah seperti masjid dan pura yang hancur akibat gempa beberapa waktu lalu,” kata Agung di Jakarta, Rabu (3/10/2018)

Sari yang juga calon anggota legeslatif untuk DPR dari dapil NTB dipercaya Agung Laksono, untuk menjadi koordinator dalam pemberiaan bantuan dari para kader Kosgoro 1957.

“Musibah gempa di NTB yang mengakibatkan korban jiwa maupun kerugian materil yang cukup banyak, apakah itu rumah sakit, sekolah atau tempat peribadatan serta rumah-rumah penduduk disamping infrastruktur. Karena itu, Kosgoro 1957 membuka dompet memberikan bantuan peduli gempa Lombok, dan telah terkumpul sebesar Rp280 juta, yang hari ini diserahkan melalui Sari Yuliati, karena dia mengetahui daerah tersebut,” kata Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan, lokasi bantuan di NTB diperoleh melalui informasi Sari yang merekomendasikan perbaikan rumah ibadah di dua lokasi yaitu rehabilitasi pura di Lombok Barat dan masjid di Mataram.

“Dari Sari kita dapatkan dua tempat yang akan diberikan bantuan tersebut, kita pergunakan uang Rp280 juta ini. yang kita himpun dari sekitar 70 pengurus dan anggota Kosgoro 1957.

Menurutnya, bantuan dipergunakan pertama untuk rehabilitasi pura yang rusak menengah atau sedang, artinya fondasinya dan beberapa bagian lain masih ada, ini kita bangun kembali yang diperkirakan sekitar Rp75 juta. Ini di Lombok Barat dan kemudian untuk perbaikan mesjid di Kota Mataram yang juga mengalami kerusakan menengah dan diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 200 juta.

“Bantuan ini saya rasa cukup untuk membantu rehabilitasi kedua rumah ibadah tersebut. Jika masih kurang akan kita harapkan dari pihak manapun, internal mapun eksternal bisa ikut membantu,” kata Agung.

Agung percaya, melalui Sari akan bisa menyelesaikan rehabilitasi, karena kita sekarang seperti dikatakan pemerintah memasuki tahapan rekonstruktsi. “Jadi waktunya pas,” ujarnya.

Diperkirakan dalam dua bulan rekonstruksi bisa diselesaikan meskipun situasi di sana saat ini masih ada gempa-gempa kecil yang menimbuilkan getaran-getaran.

“Diharapkan dalam dua bulan ini sudah selesai sehingga nanti pada akhir November atau awal Desember kita sudah bisa lihat bangunannya. Seperti di Aceh dua tahun yang lalu kita juga berhsil memperbaiki dari keadaan bangaunannya yang rusak berantakan dan sekarang sudah dipakai. Masjid di aceh itu bahkanmenjadi tempat persinggahan lintas kota,” kata dia. source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *