KARYA KEKARYAAN

KPPG Gelar Edukasi Bagi Perempuan Untuk Konsumsi Pangan Sehat

kabargolkar.com, JAKARTA – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menaruh perhatian besar terhadap konsumsi pangan sehat. Hal tersebut terlihat dari kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema “Perempuan, Kosmetik yang Aman dan Pangan yang Sehat” yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Selasa (24/9/2019) di Aula Gedung C BPOM, Jakarta.

Reri Indriani, Deputi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, dalam sambutan menyampaikan bahwa BPOM terus melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan yang beredar di masyarakat. Pengawasan tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

“Badan POM tidak bisa melakukan fungsinya secara optimal tanpa bantuan dan kerjasama dari banyak pihak. Ada tiga lapis pengawasan diantaranya: BPOM bersama Kementerian/ Lembaga, pelaku usaha, dan masyarakat yang mempunyai peranan yang sangat strtegis terjadap kualitas obat dan makanan yang beredar”, ujar Reri.

Reri juga mengapresiasi kerjasama antara KPPG dengan BPOM. Ia berharap dengan acara seperti ini, masyarakat tercerahkan memperoleh pengetahuan tentang memilih obat dan makanan.

“Strategi pemberdayaan masyarakat seperti yang pagi hari ini dilaksanakan oleh KPPG kerjasama dengan BPOM sangat bagus dan positif. Kita belajar diantaranya materi terkait izin edar obat dan makanan. Termasuk kosmetik, obat maupun obat tradisional, bagaimana memilihnya”, lanut Reri.

“Contohnya, sudah membeli obat yang sesuai dengan petunjuk dokter, tetapi ternyata obat tersebut menjadi tidak berkhasiat karena cara penggunaaannya salah. Misal obat maag harusnya dikunyah tapi langsung ditelan”, pungkas Reri.

Sementara itu, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, Ketua Korbid Kesra KPPG yang juga Anggota Komisi IX DPR RI, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BPOM ini sangat bermanfaat bagi perempuan. Ia juga mengharap agar pengetahuan tentang obat dan makanan dapat diterapkan di lingkungan keluarga.

“Diharapkan dapat banyak menimba ilmu, meningkatkan pemahaman (tentang obat dan makanan). Semoga dapat diimplementasikan, minimal di keluarga”, kata Dokter Ichi, panggilan akrab Andi Fauziah Hatta.

Evi Ayunita, ketua penyelenggara, menyampaikan bahwa anggota KPPG menjadi ujung tombak bagi perkembangan pelaku ekonomi di daerahnya masing-masing. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan anggota KPPG.

“Di KPPG banyak pelaku ekonomi. Dengan adanya KIE ini menjadi tambah pengetahuan tentang prosedur perijinan di BPOM, mengingat anggota KPPG itu politisi perempuan yang menjadi ujung tombak di Dapilnya. Sehingga SDM Unggul Indonesia Maju berjalan seiring dengan program Pemerintah”, kata Evi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *