KABAR DPD Kabar Parlemen

Legislator Cantik Ini Dorong Pemko Pekanbaru Perbaiki Infrastruktur

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru yang juga politisi Partai Golkar, Ida Yulita Susanti mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak. [foto: dok. NadaRiau]

kabargolkar.com, PEKANBARU – Struktur jalan Kota Pekanbaru kini mulai mengalami kerusakan parah. Kondisi ini mendapat respon dari Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti, Kamis (24/1).

Dia mengatakan, soal kerusakan jalan ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera memperbaiki dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang saat ini dipimpin Indra Pomi.

Politisi Golkar ini juga berharap, Dinas PUPR sudah punya data soal jalan-jalan yang rusak. Jalan yang mana saja yang harus diperbaiki cepat, tanpa mengesampingkan kewajiban perbaikan yang lain soal infrastruktur jalan.

Ida menuturkan, ada anggaran Rp15 miliar untuk menutup jalan-jalan yang rusak dari APBD 2019. Karena di APBD 2019 sudah dianggarkan meski belum bisa digunakan langsung.

“Maka kami minta kepada Pemko segera menyelesaikan administrasi-administrasi yang berhubungan dengan kegiatan pembangunan infrastruktur, supaya kegiatan ini bisa cepat dilaksanakan,” papar Ida.

Ia berharap, Dinas PUPR Pemko Pekanbaru dapat merealisasikan kegiatan itu sebelum semakin parah.

“Contohnya, di Jalan Suka Karya, Tampan. Pasti masih ada banyak lagi jalan yang rusak dan perlu perhatian,” tambahnya.

Sebelumnya, Kadis PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi memaparkan, dari hasil pemetaan timnya untuk wilayah Pekanbaru tercatat ada ratusan titik jalan yang mengalami kerusakan, baik berlubang maupun bergelombang, besar dan kecil. Diketahui, wilayah Kecamatan Tampan disebut yang paling banyak rusak.

“Untuk yang statusnya berbahaya menjadi prioritas agar segera diperbaiki, dan tidak mungkin ditunda-tunda,” ujar Indra.

Indra menuturkan, perbaikan ini dikerjakan secara paralel sambil menyiapkam administrasinya, terutama jalan yang rusak yang diperbaiki bisa dengan swakelola seperti tambal sulam atau overlay.

“Seperti jalan di belakang Masjid An-Nur, lalu jalan Durian di mana ada juga drainase yang ambrol itu diperbaiki,“ bebernya.

Lalu, masih kata Indra, untuk overlay yang nilainya besar masih menunggu proses administrasi. Tetapi untuk yang kerusakan kecil-kecil itu sudah mulai dilakukan.

“Dan untuk Jalan Suka Karya, nanti akan di-overlay. mana yang bisa dilelang akan dilelang untuk pengerjaannya,” tandas Indra. [RiauPos]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *