KABAR PILEG

Legislator Golkar Berikan Kuliah Umum Industri 4.0

Anggota DPR dari Fraksi Golkar Melda Addriani (tengah) di Polman Babel, Senin (5/11).(bangkapos)

kabargolkar.com, BANGKA – Anggota DPR RI Melda Addriani dari Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan kuliah umum dan forum diskusi dengan Civitas Akademika Polman Bangka Belitung, Senin (5/11).

Kuliah umum dengan tema ‘Peranan Mahasiswa Terapan Teknologi Menuju Industri 4.0 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung’ ini dihadiri Direktur Polman Babel Sugeng Ariyono, para dosen dan ratusan mahasiswa Polman Babel. Kegiatan ini juga dihadiri Rombongan Staf Ahli DPR RI Iwan Taruna, Ustaz Azhar Baihaqi dan Rusnilawati.

Disampaikan Melda, tujuan kuliah umum dan diskusi bersama civitas akademika ini agar mampu meningkatkan wawasan terhadap perkembangan industri 4.0. Selain itu, untuk memperkuat integritas civitas akademika dan mahasiswa, meningkatkan inovasi teknologi pada saat ini dan masa yang akan datang.

“Dalam perkembangan teknologi kontemporer, telah diperkenalkan sebuah istilah Industry 4.0 (Four point Zero). Industry 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomitasi dengan teknologi fisik dan digital, yang terpusat pada internet (Internet of Things),” jelas Melda.

Menurut Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini, pemerintah sendiri telah mencanangkan kebijakan dengan mengkonsentrasikan lima industri yang menjadi fokus implementasi industri 4.0, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronik dan kimia.

Diharapkan industri ini dapat meningkatkan daya saing serta menciptakan lapangan kerja dengan menarik investasi baru yang berbasis teknologi. Dimana pemerintah memiliki target pada tahun 2030, Indonesia masuk ke jajaran 10 negara ekonomi terbesar di dunia.

Diakui Melda, pada saat ini, Polman Bangka Belitung telah menghasilkan sumber daya manusia yang mampu bersaing ditingkat lokal maupun nasional, terlebih lagi lulusan-lulusan Polman Babel menjadi bagian dari perusahaan manufaktur, pertambangan, dan sebagainya, seperti PT Astra Tbk, PT Timah Tbk, PT PLN dan Pertamina dan sebagainya.

Disamping itu, Polman Babel telah menciptakan dan mengimplementasikan banyak teknologi kepada masyarakat umum, seperti mesin pencacah sampah, mesin spiner, mesin pembuat stik sukun, mesin blender bumbu dan sebagainya.

“Oleh karena itu, Polman Bangka Belitung merupakan salah satu institusi pendidikan
terbaik dalam bidang teknologi dan inovasi yang ada saat ini. Dengan perkembangan industri 4.0 diharapkan Polman Babel mampu menghasilkan produk-produk berteknologi tinggi sehingga berguna bagi masyarakat umumnya untuk mengembangkan ekonomi UMKM di Bangka Belitung,” harap Melda.

Apalagi lanjutnya, Polman Bangka Belitung dihadapkan pula pada tantangan untuk menghasilkan produk-produk teknologi yang dapat diimpelemntasikan oleh industry 4.0.

Oleh karena itu, Melda meminta pemerintah terus mendukung institusi pendidikan tinggi untuk dapat berkarya menghasilkan teknologi sesuai dengan perkembangan jaman.

“Kepada civitas akademika dan mahasiswa dan mahasiswi Polman Babel diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia memiliki kemampuan daya saing dan berinovasi dalam perkembangan industri 4.0,” pesan Melda.

Disamping itu, disampaikannya bahwa tidak hanya dihadapkan pada tantangan industri 4.0, pada tingkat lokal Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dijadikan sebagai salah satu daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga diharapkan Polman Babel menjadi bagian dari program tersebut melalui inovasi dan teknologi dihasilkannya.

Dengan adanya perkembangan teknologi dan inovasi diharapkan dapat memajukan ekonomi Bangka Belitung, baik sektor pariwisata, perdagangan, pertanian dan sebagainya.

Dia menilai, kedepannya dengan berbagai macam teknologi yang telah diciptakan dan yang akan diciptakan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan berbagai sektor di Bangka Belitung dan nasional.

“Acara ini merupakan salah satu peran dan bukti bahwa pemerintah pusat berkontribusi terhadap dunia pendidikan tinggi, terutama pada pengembangan inovasi dan teknologi. Melalui pengembangan inovasi dan teknologi selaras dengan tujuan pemerintah, yaitu menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara ekonomi terbesar di dunia,” harap Melda.

Direktur Polman Babel Sugeng Ariyono, menyambut baik kunjungan Anggota DPR RI Melda Addriani yang telah datang untuk memberikan kuliah umum dan forum diskusi dengan Civitas Akademika Polman Babel.

Dia menginginkan adanya kolaborasi ABG yakni Akademi, Bisnisman (pihak perusahaan) dan Goverment (pihak pemerintah yakni dari eksekutif dan legislatif) yang sinergi.

“Kalau chemistry-nya bagus kita bisa bersaing dengan dunia luar. Saya katakan Bangka ini raksasa tidur siapa yang bangunkan? dunia pendidikan agar semua masyarakat tahu,” ungkap Sugeng.

Diakuinya wilayah di Pulau Bangka 80 persen terdiri dari kelautan namun sayangnya belum ada bidang studi perikanan. Untuk itu, tahun depan ia meminta doa masyarakat agar terbentuknya program studi perikanan di Polman Babel.

Secara teknologi Polman Babel sudah mampu asalkan ada kolaborasi yang baik dengan pihak pemerintah dan pengusaha untuk sama-sama bergerak memajukan pendidikan.

Dengan kedatangan Anggota DPR RI ini dia berharap agar ada support baik doa, kebijakan untuk merubah culture dan konsep dalam bidang pendidikan dan juga dukungan dana dari pemerintah untuk memajukan sektor pendidikan.

“Pemerintah daerah kita bagaimana peran mereka di sini untuk hadir dalam pendidikan. Hadir itu bukan kita membuat proposal ke sana tetapi hadir itunya datang ke sini mengetahui mana yang perlu diperlukan oleh polman kemudian memberikan bantuan fasilitas yang diperlukan,” harap Sugeng. (bangkapos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *