KABAR KADER KABAR PILKADA

Mahyunadi Teratas, Raih 20,2 Persen Hasil Survei LSI Strategi

H.Mahyunadi,SE,Msi saat menyerahkan formulir pendaftaran di Sekretariat Penjaringan Calon Bupati/Wakil Bupati Kutim DPD II Partai Golkar Kabupaten Kutai Timur. (kabargolkar.com)

kabargolkar.com, SANGATTA – Syarat utama penyelenggaraan pemilu adanya partisipasi masyarakat, sehingga tidak ada pemilu tanpa partisipasi masyarakat. Aktifitas pemilu dalam persepsi masyarakat yang tertanam selama ini hanya saat mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS), padahal partisipasi itu lebih luas dari sekedar mencoblos semata.

Kontestasi politik di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kian menarik untuk disimak.Dari daftar Pemilih Tetap (DPT) Kutai Timur yang mencapai 227.323 orang,tersebar merata pada 18 kecamatan.

Bertempat di Hotel Royal Victoria, Jalan Pendidikan, Sangatta, LSI Strategik pada Minggu (1/12/2019) digelar jumpa pers media terkait hasil survei data awal yang dilakukan oleh LSI Strategi pada 16-31 Oktober 2019.

Fawzi Rachman SH direktur LSI Strategi Survey menjelaskan survei dilakukan dengan metode sampling atau multistage random sampling, pada 440 responden yang ditemui secara langsung untuk diminta menjawab kuisioner,”.

Hasil survey ini, menurut Fawzi, sebagai jawaban tentang persepsi masyarakat Kutai Timur, jelang pesta demokrasi pada 2020 mendatang.

Sekaligus menurutnya juga proses pembelajaran politik agar, saat berlangsungnya pencoblosan, datang ke TPS dan tunaikan haknya.

“Kami menggelar survey untuk mengetahui persepsi masyarakat Kutim, ke depan dengan beberapa pertanyaan yang dikaitkan pada tokoh-tokoh di Kutim yang bermunculan belakangan ini dalam rangka Pilkada Kutim,” ungkap Fawzi.

Sebanyak 8 bakal calon terekam dalam survei tersebut. Berdasarkan data LSI Strategi, untuk kandidat calon bupati, nama mantan Ketua DPRD Kutim Mahyunadi memiliki elektabilitas tertinggi sebesar 20,2 persen. Di posisi kedua ada nama petahana Ismunandar dengan tingkat elektabilitas 11,3 persen.

Sementara di posisi ketiga, ada nama mantan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Sebagai mantan bupati Kutim periode 2015-2016, politikus Partai PKS itu memiliki elektabilitas 6,3 persen.Lima nama lainnya lebih rendah lagi tingkat elektabilitasnya, tak lebih dari 4 persen.

Nama-nama yang dimaksud yakni, Kasmidi Bulang dengan tingkat elektabilitas 4,0 persen, H. Kinsu 2,2 persen, Ordiansyah 1,5 persen, Abdal Nanang 1,3 persen, dan Agus Aras 1,0 persen. Adapun jumlah responden yang masih merahasiakan pilihannya dan tidak menjawab dalam survei itu yakni 52,2 persen.

Sementara untuk bakal calon wakil bupati, justru nama tokoh baru yang elektabilitasnya cukup tinggi. Untuk posisi pertama menurut data LSI, ada nama H. Kinsu. Pengusaha muda Sangatta itu diketahui memiliki elektabilitas 13,9 persen.

Dengan gambaran bakal calon ,diharapkan akan membangkitkan semangat masyarakat agar melek politik. Kedepan masih ada 50 persen yang belum menentukan pilihan kesempatan untuk para kandidat berupaya untuk raih simpati warga. (kabargolkar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *