KABAR NASIONAL

Menko Airlangga Segera Panggil BPK dan Kemenkeu Bahas Temuan Desa Fiktif

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar)

kabargolkar.com, JAKARTA – Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akan memanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kementerian Keuangan untuk membahas mengenai kasus desa fiktif. Pihaknya akan melihat seperti apa hasil audit BPK.

“Ya nanti kita lihat dulu karena itu kan kita perlu audit. Kita lihat laporan adudit BPKnya juga,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (8/11).

Airlangga belum dapat merinci kapan akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait hal ini. Dia memastikan, Kementerian Keuangan sebagai kementerian penyalur anggaran pasti memiliki data.

“Pasti kan dalam penyusunan setiap anggaran. Dikomunikasikan dengan Kementerian Keuangan. Ya nanti saya musti lihat datanya. Nanti, nanti dijadwalkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta agar pengawasan terhadap transfer dana desa di 2020 bisa lebih diperketat. Mengingat, alokasi yang diberikan di tahun mendatang angkanya jauh lebih besar yakni mencapai Rp72 triliun.

“Dana desa masih sekitar 20 ribu desa tertinggal. Sekarang muncul desa baru tidak ada penduduknya untuk dapat alokasi,” kata Sri Mulyani di DPR RI, Jakarta, Senin (4/11).

Melihat kondisi itu, Sri Mulyani menginginkan agar seluruh pemerintah daerah juga ikut mengawasi agar alokasi dana untuk transfer daerah bisa tepat sasaran.

Sri Mulyani berjanji akan menindaklanjuti temuan desa fiktif yang belakangan telah menerima anggaran dana desa dari pemerintah. Dia pun mengaku baru mendengar adanya desa-desa tak berpenghuni tersebut setelah pembentukan Kabinet Indonesia Maju. (liputan6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *